Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS DOSIS DAN WAKTU APLIKASI TRICHODERMA VIRENS TERHADAP SERANGAN SCLEROTIUM ROLFSII PADA KEDELAI
Pengarang
Rahel Diana Selian - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605103010020
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kajian tentang efektivitas dosis dan waktu aplikasi T. virens terhadap serangan S. rolfsii pada kedelai telah dilakukan di Laboratoriwn Penyak.t Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan kemudian dilanjutkan di kebun percobaan
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Waktu pelaksanaan penelitian dimulai sejak Februari - Juli 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis T. virens yang efektif dan waktu aplikasi yang tepat dalam mengendalikan penyakit layu Sklerotium pada tanaman kedelai.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 8 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan. Faktor yang diteliti adalah faktor dosis dan waktu aplikasi T. virens. Faktor dosis ada 4 taraf yaitu 75, 150, 225 dan 300 g
polybag-1 sedangkan waktu aplikasi terdiri dari 2 taraf yaitu W1 (7 hari sebelum
tanam) dan W2 (saat tanam). Seluruh data basil pengamatan pada setiap peubah dihitung dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Peubah yang diamati adalah persentase perkecambahan benih, masa inkubasi, panjang lesio yang terbentuk pada pangkal batang dan bobot kering biji tanaman'-1
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis T. virens memberi pengaruh yang positif terhadap persentase perkecambahan benih, masa inkubasi, panjang lesio yang terbentuk pada pangkal batang dan bobot kering biji tanaman-1 Dosis T. virens
sebanyak 300 g polybag-1 mempengaruhi rata-rata persentase perkecambahan benih
mencapai 84,38%., rata-rata masa inkubasi 8 hari, rata-rata panjang lesio yang
terbentuk pada pangkal batang kedelai sebesar 1,35 cm dan bobot kering biji
tanaman' seberat 24, 13 g. Waktu aplikasi memberi pengaruh hanya pada peubah bobot kering biji tanaman'. Waktu aplikasi yang terbaik dijumpai pada perlakuan
Wl (7 hari sebelum tanam) dan tidak terdapat interaksi antara waktu aplikasi dengan dosis T. virens.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS DOSIS DAN WAKTU APLIKASI TRICHODERMA VIRENS TERHADAP SERANGAN SCLEROTIUM ROLFSII PADA KEDELAI (Rahel Diana Selian, 2024)
DAYA HAMBAT TRICHODERMA SP. TERHADAP BEBERAPA CENDAWAN PATOGEN IN VITRO (Fitri Susanti, 2024)
EFEKTIVITAS TRICHODERMA VIRIDE DAN TRICHODERMA HARZIANUM SEBAGAI AGEN ANTAGONIS SCLEROTIUM ROLFSII PADARNTANAMAN KACANG TANAH (Idarniati, 2024)
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN PENGAPURAN TERHADAP EFEKTIVITAS ANTAGONISME TRICHODERMA HARIANUM DALAM MENEKAN PERKEMBANGAN PENYAKIT LAYU SCLEROTIUM KACANG TANAH PADA INCEPTISOL (Irvan Subandar, 2025)
KEEFEKTIFAN TRICHODERMA VIRENS DAN TRICHODERMA HARZIANUM DALAM MENGENDALIKAN NEMATODA PURU AKAR MELOIDOGYNE SPP. PADA TANAMAN TOMAT (Wahyusa Eka Putra, 2013)