PEMBERIAN PUPUK FOSFAT DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAH BEKAS TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN HARA KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBERIAN PUPUK FOSFAT DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAH BEKAS TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN HARA KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.)


Pengarang

Mardiana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205101020023

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.85

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MARDIANA. Pemberian Pupuk Fosfat dan Fungi Mikoriza Arbuskula
(FMA) pada Tanah Bekas Tsunami dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan dan
Kandungan Hara Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) (di bawah bimbingan
Sufardi sebagai ketua dan Fikrinda sebagai anggota).
Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan produktivitas
tanaman pada tanah bekas tsunami diantaranya adalah dengan pemberian pupuk
fosfat dan pemanfoatan fungi mikoriza arbuskula.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk fosfat dan
fungi mikoriza arbuskula pada tanah bekas tsunami terhadap pertumbuhan dan
kandungan hara tanaman kacang tanah.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Syiah Kuala Banda. Penelitian ini berupa percobaan dalam polybag,
dengan menggunakan tanah bekas tsunami yang diambil dari Desa Kajhu,
Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dimulai sejak Juni
sampai dengan Agustus 2007.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola
faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor yang diteliti adalah (I) fosfat (P) sctara
0, 30, 50, dan 70 kg ha' dan (2) inokulan FMA (I) yang terdiri dari: tanpa
inokulan FMA dan dengan inokulan FMA. Dengan demikian diperoleh delapan
kombinasi pcrlakuan, dan setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan, sehingga
terdapat 24 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap parameter tinggi
tanaman umur 15, 30, 45, hari setelah tanam; k.andungan hara N, P, dan K, volume akar,
jumlah bintil akar (nodula), dan panjang akar pada 45 hari setelah tanam.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian fosfat berpengaruh
tidak nyata terhadap semua parameter yaitu, tinggi tanaman kacang tanah pada 15,
30, dan 45 HST, kandungan hara N, P, dan K tanaman pada 45 HST, volume akar,
nodula efektif, dan panjang akar pada 45 HST.
lnokulasi FMA hanya berpengaruh nyata dalam mcningkatkan jumlah
nodul efektif tanaman kacang pada 45 HST, tetapi berpengaruh tidak nyata
terhadap parameter lainnya (tinggi tanaman kacang tanah pada 15, 30, dan 45
HST, kandungan hara N, P, dan K tanarnan 45 HST, Volume akar, nodula non
efektif, dan panjang akar 45 HST). lnteraksi pupuk Fosfat dengan Inokulasi
FMA berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK