ANALISA EFEKTIVITAS PEMAKAIAN AIR BERSIH DAN ANALISA DEBIT PADA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIHRNDENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM EPANET | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA EFEKTIVITAS PEMAKAIAN AIR BERSIH DAN ANALISA DEBIT PADA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIHRNDENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM EPANET


Pengarang

Ichsan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAM) Tirta Daroy Kota Banda Aceh merupakan
salah satu operator air bersih di Kota Banda Aceh. Kota Banda Aceh dengan
membutuhkan jumlah penduduk 264.091 jiwa air bersih sebesar 39.613.650
liter/hari. Jumlah ini didapat dari jumlah penduduk dikali 150 liter/orang/hari.
PDAM Kota Banda Aceh sudah dapat memproduksi sebanyak 41,904.000
liter/hari, sehingga Kota Banda Aceh kelebihan air sebanyak 2.290.350 liter/hari.
Pada kenyataannya masih banyak pelanggan yang kekurangan air bcrsih. hal ini
disebabkan oleh terjadi kebocoran pada pipa distribusi. Permasalahan pada
penilitian ini mengapa masih tejadinya kekurangan air di Kota Banda Aceh
sedangkan PDAM Kota Banda Aceh telah memproduksi air dengan kapasitas yang
telah melebihi kapatasitas kebutuhan air bersih penduduk. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui penyebab pelanggan kekurangan air bersih, mengetahui daerah
mana yang kclcbihan dan kekurangan air bersih yang ada di Kota Banda Acch,
dan membuat pemodelan pengembangan jaringan distribusi air bersih PDAM
Kota Banda Aceh sebagai penyesuaian terhadap meningkatnya produksi air
bersih. Ruang lingkup penelitian mencakup perhitungan, pengukuran di lapangan
dan pemodelan dengan menggunakan model Epanet 2.0 yang dilakukan di
Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Penyebab kekurangan air bersih yang
disuplai oleh PDAM ke pelanggan di Kota Banda Aceh terjadi karena kebocoran
air pada pipa distribusi. Pada tahun 2008 dan 2009 kebocoran air yang terjadi di
Kota Banda Aceh masih sangat besar yaitu 64.24% dan 56,01%. Hasil analisis
yang dilakukan pada Kecamatan Ulee Kareng, terdapat dua desa yang terpenuhi
kebutuhan air bersih oleh PDAM yaitu Desa Lambhuk dan Desa Lamglumpang.
Sedangkan tujuh dcsa lainnya belum terpenuhi kebutuhan air bersih.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK