PRARANCANGAN PABRIK GYPSUM DENGAN PROSES WET FLUE GAS DESULPHURIZATION (KAPASITAS PRODUKSI 11.000 TON/TAHUN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRARANCANGAN PABRIK GYPSUM DENGAN PROSES WET FLUE GAS DESULPHURIZATION (KAPASITAS PRODUKSI 11.000 TON/TAHUN)


Pengarang

Listya Wati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504103010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

660

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


Prarancangan pabrik gypsum dengan menggunakan gas SO2 dan batu gamping sebagai bahan bairn utama. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan proses absorbsi dan oksidasi. Kapasitas produksi pabrik gypsum ini adalah 11.000 ton penahun dengan bari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (Pl) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 175 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia, dengan luas tanah 26.370 m. Sumber air untuk pabrik gypsum ini berasal dari Sungai Krueng Kuala Baro, dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 1.409,74 kW. Hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut : a. Total modal investasi Rp. 155.053.480.898,­ b. Biaya produksi per tahun Rp. 47.858.589.953,­ C. Hasil penjualan per tahun Rp. 115.244.800.000,­ d. Laba bersih per tahun Rp. 44.716.340.402,­ C. Internal Rate of Return (IRR) : 27,50% f. Pay Out Time (POT) : 3 tahun 3 bulan g. Break Event Point (BEP) : 43% Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik gypsum ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK