<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138835">
 <titleInfo>
  <title>TAMAN WISATA ALAM KRUENG JREUE DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taufiq Rusmar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 Indonesia terletak pada garis khatulistiwa yang memiliki iklim tropis. Sumber daya alam yang melimpah di negara kita merupakan anugerah Tuhan yang sangat besar nilainya dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya, salah satunya adalah anugerah tersebut adalah hutan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Hutan merupakan salah satu elemen yang sangat  penting dalam menjaga kestabilan ekosistem alam ini.  Dewasa ini maraknya penebangan liar yang terjadi dimana-mana yang dilakukan  oleh segelintir manusia yang ingin meraup keuntungan untuk dirinya semata tanpa memperdulikan dampak yang ditimbulkan terhadap kehidupan di sekelilingnya. Terjadinya banjir, kebakaran hutan, kabut asap, longsor dan bencana alam lainnya, semua itu adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri. Sebenamya sudah ada hukum dan undang-undang yang mengatur tentang pengelolaan hutan, namun banyak diselewengkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Oleh karena itu perlu diadakan pemahaman, pendidikan dan pembelajaran tentang  ramah lingkungan sejak usia dini, sehingga kesadaran masyarakat akan manfaat hutan nantinya menumbuhkan minat untuk menjaga kelestarian dan mencintai hutan. Pendidikan tersebut bisa melalui pendidikan formal seperti di lingkungan sekolah dan pendidikan informal seperti melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan nuansa alam, salah satunya melalui kegiatan outbond yang dibarengi pembekalan peserta dengan pengetahuan alam khususnya hutan serta  bahaya yang ditimbulkan akibat rusaknya ekosistim hutan.  Sarana dan fasilitas yang berkaitan dengan masalah diatas selama ini masih sangat kurang keberadaannya di Nanggroe Aceh Darussalam dirasakan sangatlah perlu. Oleh karena itu direncanakan sebuah tempat relcreasi yang mampu memberi pencarahan terhadap masalah yang telah dikemukakan diatas yang biasa disebut dengan wisata Outbond yang direncanakan akan berlokasi di daerah Krueng Jreue, Aceh Besar. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PARK BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RECREATION FACILITIES - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138835</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 15:40:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 15:50:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>