ANGKA PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON DENGAN NON DESTRUCTIVE TEST DAN DESTRUCTIVE TEST ( SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,45 ) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANGKA PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON DENGAN NON DESTRUCTIVE TEST DAN DESTRUCTIVE TEST ( SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,45 )


Pengarang

Mauliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041123214

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka perbandingan beton terhadap kuat tekan dengan menggunakan metode non destructive test dan destructive test. Yang mana non destructive test mengunakan hammer test dan ultrasonik test, sedangkan destructive test menggunakan uji pembebanan. Benda uji yang digunakan adalah silinder beton yang berdiameter I5 em dan tinggi 30 cm dan kubus dengan sisi 15 cm. dengan dua tipe semen yaitu semen tipe I dan semen tipe II yang diproduksi PT, Semen Padang. Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan 0,45. Benda uji berjumlah 40 buah untuk silinder dan 40 buah untuk kubus. Hasil perhitungan angka perbandingan uji pembebanan dengan hammer test untuk semen tipe I benda uji silinder umur 7, 14, 21, 28 hari adalah (0,73; 0.89; 1,11; 0,95) dan benda uji kubus (0,84: 0,96: 0,90: 0,98). Sedangkan untuk semen tipe II benda uji silinder (0,65: 0,66: 0.73; 0,69) dan benda uji kubus (0,89; 0,98; 0,99; 0,95). Serta hasil perhitungan angka perbandingan uji pembebanan dengan ultrasonik untuk semen tipe I umur 7, 14. 21 dan 28 hari pada benda uji silinder adalah (0,95; 1,00; 1,39; 1,47) dan kubus (0,67; 0,94; 1,26; 1,23). Sedangkan untuk semen tipe II benda uji silinder yaitu (0,60; 0,90; 1,04; 1,28) dan benda uji kubus (0,86; 1,34; 1,46; 1,71). Dari hasil penelitian ini juga didapat angka perbandingan antara semen tipe I dengan tipe ll pada umur 28 hari pada tiap-tiap pengujian., yaitu pada pengujian pembebanan benda uji silinder (1,09) dan benda uji kubus (1,I5), pada pengujian hammer test benda uji silinder (1,48) dan benda uji kubus (1.02). Serta juga pada pengujian ultrasonik benda uji silinder (1.24) dan benda uji kubus (1,00)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK