<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138815">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN WAKTU DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRECEDENT DIAGRAM METHOD (PDM) PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN REVITALISASI PUSKESMAS COT GLIE ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indrafiar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penulisan ini dilatarbelakangi karena kontraktor dalam proyek pelaksanaan  pembangunan revitalisasi puskesmas Cot Glie Aceh Besar tidak membuat  penjadwalan dengan menggunakan jaringan kerja (network planning) akan tetapi dengan menggunakan bagan balok (bar chart) sehingga tidak dapat menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lain sehingga sulit untuk mengetahui dampak dari keterlambatan satu kegiatan terhadap jadwal keseluruhan proyek. Permasalahan pada penulisan ini adalah pada  pelaksanaan proyek pembangunan sering terjadi waktu penyelesaian lebih panjang  dari waktu yang telah ditetapkan, hal ini akibat aktivitas tidak selaras dengan penggunaan sumber daya yang tersedia. Adapun tujuan dari perencanaan ini adalah untuk merencanakan penjadwalan dengan menggunakan metode  Precedence  diagram method (PDM), sebagai peninjauan ulang terhadap metode penjadwalan yang selama ini dipakai oleh kontraktor pelaksana dan pengendalian tenaga kerja untuk menghindari terjadinya overalocation (melebihi jumlah maksimum yang  tersedia) pada penggunaan tenaga kerja. Perencanaan ini dimulai dengan penguraian komponen pekerjaan, hubungan antar kegiatan, penentuan durasi, perkiraan jumlah tenaga kerja tiap item pekerjaan, merencanakan jadwal dengan menggunakan metode PDM serta menganalisis alokasi kebutuhan tenaga kerja. Perancangan jadwal dibuat dengan membatasi  sama dengan penyclesaian proyek selama 150 hari. Dari perencana untuk menentukan tenag kerja dengan menggunakan analisa SNl-2002 diperoleh jumlah tenaga kerja 278 orang, sedangkan dengan menggunakan analisa dari kontraktor 392 orang. Jumlah tenaga kerja dari perencana lebih kecil dari kontraktor, Selisih antara jumlah tenaga kerja dari perencana dengan kontraktor adalah 114 orang. Sehingga tidak terjadi overalocation. Jumlah tenaga kerja yang dialokasikan disesuaikan dengan durasi proyek, sehingga pada saat proyek  waktu  akan berjalan jumlah tenaga kerja yang tersedia sesuai dengan kebutuhan.  &#13;
Kata kunci : Durasi, Jadwal, Tenaga kerja, &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ESTIMATES- BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>692.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138815</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 14:56:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 15:06:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>