<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138789">
 <titleInfo>
  <title>RESPONS   PERTUMBUHAN,   HASIL    DAN    VIABILITAS   BENIH MENTIMUN  (CUCUMIS SATIVUS  L.) PADA  BERBAGAI  KOMPOSISI  MEDIA  SERTA  INTERVAL APLIKASI  PUPUK   ORGANIK   CAIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andriadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui pengaruh  pcrbandingan komposisi pupuk  bokashi dengan  tanah  sebagai  media  tanam  dan  interval aplikasi pupuk  organik  cair  Extrasil  terbaik  serta  untuk  mengetahui  interaksi antara  kedua faktor tersebut  terhadap  pertumbuhan,  hasil dan viabilitas benih mentimun.&#13;
Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Stasiun   Penelitian  Pertanian   (Universily Farm)  Sub  Stasiun   Hortikultura  Organik  Universitas  Syiah  Kuala,  Darussalam. Banda  Aceh,  yang  dimulai  dari  tanggal  14  April 2008  sampai  dengan  25 Agustus&#13;
2008.  Penelitian ini dilakukan dengan  menggunakan  Rancangan Acak  Kelompok (RAK)  pola faktorial 4 x 3  dengan  3  ulangan.  Faktor  yang diteliti  dalam  penelitian ini  ada  2yaitu perbandingan  komposisi  media  tanam   (Bokashi  :     Tanah)   yang tcrdiri atas 4 taraf yaitu  (0 :    1 )/kontrol, ( 1     :   1), (2 :    1), dan (3 :    1) sedangkan faktor interval  aplikasi  pupuk  organik  cair  Extrasil   terdiri  alas  3  taraf  yaitu  7,  10  dan&#13;
13  hari  sekali.&#13;
&#13;
Peubah-peubah yang  diamati dalam  penelitian ini adalah tinggi tanaman, persentase bunga  menjadi buah, jumlah buah, jumlah buah  untuk  konsumsi, bobot buah,  panjang buah, daya  berkecambah, dan vigor  kecambah.&#13;
Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  berbagai  perlakuan  komposisi  media tanam (bokashi  :  tanah) berpengaruh sangat nyata terhadap panjang buah serta berpengaruh  nyata  terhadap   tinggi  tanaman   umur  45  HST.  jumlah  buah  untuk konsumsi,  daya berkecambah dan vigor  kecambah, tetapi tidak  berpengaruh nyata terhadap  tinggi  tanaman   umur  15  dan  30  HST,  persentase  bunga  menjadi  buah, jumlah buah,  dan  bobot  buah.   Tinggi  tanaman  mentimun   umur  45  HST  terbaik berada  pada  komposisi  media  tanam  bokashi  :    tanah  (3  :    1  ).  Jumlah  buah  untuk konsurnsi mentimun   terbaik  berada  pada  komposisi   media  tanam  bokashi  :     tanah (2:   1)  serta   panjang  buah,   daya   berkecambah   dan   vigor   kecambah    benih mentimun  terbaik berada  pada komposisi  media tanam  bokashi  :   tanah ( 1    :    1   ).&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  berbagai  perlakuan  interval  aplikasi pupuk  organik  cair  Extrasil  berpengaruh  sangat   nyata  terhadap   tinggi  tanaman umur   15   HST.  jumlah  buah   untuk   konsumsi,   daya   berkecambah  dan   vigor kecambah,  berpengaruh nyata terhadap  bobot  buah tetapi tidak  berpengaruh nyata terhadap  tinggi  tanaman  umur  30 dan  45  HST,  persentase   bunga  menjadi  buah, jumlah buah  dan  panjang buah.  Tinggi  tanaman   mentimun   umur  15  HST.  daya berkecambah   dan  vigor  kecambah   benih  terbaik   berada   pada  interval  aplikasi pupuk   organik   cair   Extrasil   7  hari  sekali  (E).  Jumlah   buah  untuk   konsumsi terbaik  berada  pada  interval  aplikasi  pupuk  organik  cair  Extrasil  10  hari  sekali (E),  serta  bobot   buah  mentimun  terbaik   berada   pada  interval  aplikasi  pupuk organik  cair Extrasil  13  hari  sekali  (Es).&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  terdapat  interaksi  yang sangat  nyata&#13;
&#13;
antara  komposisi  media  tanarn  (bokashi  :     tanah)  dengan  interval  aplikasi  pupuk&#13;
organik   cair   Extrasil   terhadap    tinggi   tanaman    mentirn un   um ur   15   HST,   daya berkecambah  dan  vigor  kecam bah,  berpengaruh  nyata  terhadap   persentase  bunga menjadi    buah,   tetapi    tidak    berpengaruh   nyata    pada   peubah    tinggi    tanaman mentimun  umur   30  dan   45  HST.  jumlah  buah.  jumlah   buah   untuk  konsumsi, bobot  buah  dan  panjang  buah.  Tinggi  tanaman  mentimun  umur   15   HST  terbaik berada  pada  kombinasi  perlakuan   komposisi  media  tanam   bokash.i   :    tanah  (0  :      1) dengan    interval   aplikasi   pupuk   organik    cair   Extrasil   7  hari   sekali.   Persentase bunga  menjadi   buah  mentimun  terbaik   berada   pada  kombinasi  komposisi  media&#13;
tanam  bokashi  :     tanah  (3:   I)  dengan   interval  aplikasi  pupuk  organik  cair Extrasil&#13;
&#13;
10 hari  sekali.   Serta  daya  bcrkecambah  dan  vigor  kecambah  benih   mentimun tcrbaik   berada  pada  kombinasi  komposisi  media  tanam  bokashi  :     tanah  (3  :      I) dengan  interval  aplikasi  pupuk organik  cair Extrasil  7 hari  sekali.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SEEDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CUCUMBERS - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>635.63</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138789</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 11:46:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 11:56:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>