PENGELOLAAN PROGRAM KETRAMPILAN MENJAHIT PADA PKBM ALISA KHATIJAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGELOLAAN PROGRAM KETRAMPILAN MENJAHIT PADA PKBM ALISA KHATIJAH


Pengarang

Rani Dara Fadhillah Indra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0161410039

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

646.19

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai basis pendidikan bagi
masyarakat perlu dikembangkan secara fleksibel, beraneka ragam dan terbuka bagi
semua kelompok usia sesuai dengan peranan, hasrat, kepentingan dan kebutuhan
belajar masyarakat. Dengan program-program yang demikian, masyarakat
termotivasi untuk berpartisipasi mengikuti program yang diselenggarakan oleh
PKBM. Seperti minat warga belajar terhadap pendidikan keterampilan yang
dilaksanakan, jenis keterampilan, kemampuan sumber belajar, perilaku warga belajar
setelah kegiatan belajar selesai serta dampaknya bagi peningkatan kehidupan warga
belajar. Hal ini timbul karena banyaknya warga belajar yang kurang mampu dapat
menikmati pendidikan formal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui
perencanaan program keterampilan menjahit, pelaksanaan program keterampilan
menjahit, serta pengawasan program keterampilan menjahit. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data
melalui observasi dan wawancara terhadap pengelola, tutor/ narasumber dan warga
belajar. Subjek penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling). Dari hasil
penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengelolaan program keterampilan
menjahit adalah merekrut tenaga tutor, menyiapkan sarana dan prasarana, serta
mengidentifikasi kebutuhan warga belajar sesuai dengan kebutuhan pasar. Setelah
menyusun perencanaan adalah melaksanakan program tersebut dengan memotivasi
semangat warga belajar dalam mengikuti setiap program dan akhirnya adanya
pengawasan program keterampilan menjahit, dengan tujuan agar dapat mengetahui
kelebihan dan kekurangan program ini. Dengan harapan semua warga belajar dapat
lebih mandiri didalam mengarungi hidup dengan keterampilan yang telah mereka
miliki dengan cara mendirikan usaha, sehingga dapat dipasarkan serta berguna bagi
masyarakat sekitar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK