PERBANDINGAN KLASIFIKASI TERBIMBING DAN TIDAK TERBIMBING UNTUK PEMETAAN PENUTUPAN /PENGGUNAAN LAHAN (STUDI KASUS KOCAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN KLASIFIKASI TERBIMBING DAN TIDAK TERBIMBING UNTUK PEMETAAN PENUTUPAN /PENGGUNAAN LAHAN (STUDI KASUS KOCAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

Muhammad Iqbal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305101020032

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muhammad Iqbal. Perbandingan Klasifikasi Terbimbing dan Tidak
Terbimbing Untuk Pemetaan Penutupan/Penggunaan Lahan (Studi Kasus
Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar) di bawah bimbingan Sugianto
sebagai pembimbing utama dan Muhammad Rusdi sebagai pembimbing
anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1). memetakan penutupan/penggunaan
lahan dengan metode klas ifikasi tidak terbimbing (unsupervised classification )
dan klasifikasi terbimbing (supervised classificati on) . (2). membandingkan hasil
dan ketelitian klasifikasi tidak terbimbing (unsupervised classificati on) dan
klasifikasi terbimbing (supervised classification) .
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh
Besar yang dimulai dari April 2008 sampai September 2008. Penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan kegiatan di laboratorium.
Hasil klasifikasi selain dipengaruhi oleh sistem klasifikasi yang digunakan
juga dipengaruhi oleh citra satelit yang digunakan untuk klasifikasi. Berdasarkan
hasil klasifikasi citra ALOS dan citra SPOT di Kecamatan Baitussalam dapat
disimpulkan bahwa citra ALOS lebih coco k digunakan dengan sistem klasifikasi
tidak terbimbing karena citra ALOS dapat membedakan kelas lebih banyak
dibanding citra SPOT. Sedangkan cit ra SPOT lebih cocok digunakan sistem
klasifikasi terbimbing karena kenampakan visual citra SPOT lebih jelas
dibandingkan citra ALOS.
Hasil klasifikasi tidak terbimbing citra SPOT menghasilkan empat kelas
penutupan/penggunaan lahan, yaitu badan air, semak belukar, tanah terbuka
dan pemukiman. Untuk hasil klasifikasi terbimbing citra SPOT, klasifikasi tidak
terbimbing citr a ALOS dan klasifikasi terbimbing cit ra ALOS sama-sama
menghasilkan lima kelas penutupan/penggunaan lahan, yaitu badan air, semak
belukar, kebun campuran, tanah terbuka dan pemukiman.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK