Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR BERITA ANTARA LAMPINEUNG KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Teuku Irwanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0704101020131
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelaksanaan penjadwalan proyek dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya adalah metode CPM dan PDM. Masing-masing dari metode tersebut mempunyai kclebihan dan kekurangan. Tujuan pcnelitian ini adalah untuk membandingkan metode penjadwalan CPM dan PDM pada proyek pembangunan Kantor Berita ANTARA Lampineung Kota Banda Aceh. Metodologi yang digunakan adalah menganalisa pekerjaan-pekerjaan pada proyek pembangunan Kantor Berita ANTARA Lampineung Kota Banda Aceh tersebut. Analisa yang digunakan berupa perencanaan jaringan kerja berdasarkan dua macam metode dengan klasifikasi yang berbeda. Dalam mercncanakan jaringan kerja tahapan- tahapan yang dilakukan adalah melakukan identifikasi kegiatan setelah tahapan identifikasi kegiatan selesai dilakukan selanjutnya dapat dihitung durasi untuk masing-masing item pekerjaan dan menentukan hubungan antar kegiatan. Dengan ditentukannya hubungan antar kegiatan, maka dapat dirangkaikan berbagai kegiatan, sehingga keseluruhan kegiatan membentuk jaringan kerja yang mencerminkan proyek secara keseluruhan. Dalam Perencanaannya jaringan kerja CPM hanya menggunakan satu jenis hubungan aktivitas yaitu hubungan akhir keawal dimana sebuah kegiatan dapal dimulai apabila kegiatan yang mendahuluinya telah selesai. Sedangkan pada jaringan kerja PDM hubungan antar kegiatan berkembang menjadi beberapa kemungkinan berupa konstrain. Dari hasil perencanaan jaringan kerja kedua metode, CPM menghasilkan alokasi waktu pelaksanaan proyek sebesar 110 hari begitu juga dengan jaringan kerja PDM sesuai dengan durasi yang tertera dikontrak, perbedaan yang diperoleh dari hasil penjadwalan dengan kedua metode tersebut terletak pada peristiwa mulai dan selesai dari masing-masing item pekerjaan serta lintasan kritis dari setiap metode dengan waktu mulai lebih cepat rata-rata 16,7 hari. Nilai rata-rata tersebut menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan pada metode PDM dapat dimulai lebih cepat dari mctode CPM. Hal ini dikarcnakan pada metode PDM terdapat beberapa jenis konstrain sedangkan pada metode CPM dimana tidak dimungkinkan suatu kegiatan dimulai sebelum suatu kegiatan pendahulunya telah selesai seluruhnya.
Kata Kunci : Penjadwalan, CPM, PDM.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENJADWALAN PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM SMAN 1 BLANG PEGAYON KABUPATEN ACEH TENGAH MENGGUNAKAN SOFTWARE PRIMAVERA PROJECT PLANNER (Muhammad Radhi, 2024)
ALTERNATIF PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) PADA PROYEK UPTD PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH (Mirzayani, 2018)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)
STUDI KOMPARASI WAKTU PENYELESAIAN PROYEK ANTARA METODE CPM DAN PDM (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUANG RAWAT INAP DAN AULA PUSKESMAS BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR) (Muchsin, 2024)
PERENCANAAN PENJADWALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATURIUM MICRO TEACHING FAKULTAS TARBIYAH IAIN AR-RANIRY) (M Yuanda Syahfitra, 2024)