Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KEBUTUHAN MATERIAL TERHADAP BANGUNAN GEDUNG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA BOW, SNI 2002, DAN SNI 2007 (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
Nora Ariza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404101010110
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Analisa kebutuhan material merupakan salah satu kegiatan yang penting dalarn proyek konstruksi, karena kebutuhan material untuk proyek konstruksi mencakup
40-60% bahkan lebih dari total biaya yang dikeluarkan sehingga pemilihan
metode yang tepat dalam menganalisa kebutuhan material konstruksi sangatlah esensial. Dalam hal ini, permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak perencana maupun pelaksana proyek adalah belum adanya suatu kepastian tentang bagaimana hasil perhitungan kebutuhan material bangunan gedung dengan menggunakan Analisa BOW, Anlaisa SNI 2002, dan Analisa SNI 2007. Dimana hingga saat ini belum adanya suatu kajian khusus terhadap tingkat efisiensi dan efektifitas penggunaan material pada setiap pekerjaan konstruksi berdasarkan ketiga analisa tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan hasil perhitungan kebutuhan material bangunan gedung dengan menggunakan Analisa BOW, Analisa SNI 2002, dan Analisa SNI 2007. Data pendukung penelitian ini adalah data sekunder berupa gambar rencana dan spesifikasi yang dipilih berupa 3 (tiga) buah proyek konstruksi berdasarkan nilai kontrak yaitu konstruksi Rumah BIN untuk kategori proyek dibawah 100 juta Rupiah, Kantor MIN Suka Damai untuk kategori proyek diantara 100 juta Rupiah dan 1 milyar Rupiah, serta Kantor Kejari untuk kategori proyek di atas 1 milyar Rupiah. Adapun metode yang digunakan untuk mengolah data tersebut adalah metode analisa biaya konstruksi. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa persentase biaya kebutuhan material terbesar pada proyek konstruksi rumah BIN adalah berdasarkan analisa BOW yaitu sebesar 71,48 %. Sedangkan SNI 2002 adalah sebesar 60,656 % dan Analisa SNI 2007 sebesar 58,26 %. Sedangkan persentase biaya kebutuhan material terbesar pada proyek konstruksi MIN Suka Damai berdasarkan analisa SNI BOW adalah sebesar 72.71 %. Sedangkan Analisa SNl 2002 adalah sebesar 60,72 % dan Analisa SNI 2007 adalah sebesar 62,22 %. serta persentase biaya kebutuhan material terbesar pada proyek konstruksi Kantor Kejari berdasarkan analisa BOW yaitu sebesar 46,389 % Sedangkan Analisa SNI SNI 2002 adalah sebesar 45,41 % dan Analisa 2007 adalah sebesar 44,95 %. Manfaat yang akan diperoleh dari penelitian ini adalah dapat mengetahui berapa besar kebutuhan material bangunan gedung yang diperlukan untuk seluruh pekerjaan konstruksi berdasarkan analisa yang berbeda Sehingga diharapkan dapat membantu kontraktor dalam melakukan estimasi kebutuhan material secara lebih tepat agar tidak terjadi kerugian.
Keyword : Material Konstrukst, Analisa BOW. SN1 2002 dan SNI 2007
Tidak Tersedia Deskripsi
PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)
PENERAPAN KONSEP GREEN BUILDING PADA GEDUNG BALAI KOTA BANDA ACEH (JOVINKA INTAN FAHIRA, 2018)
EVALUASI PENERAPAN KRITERIA BANGUNAN HIJAU GEDUNG LANDMARK BSI ACEH DENGAN METODE GREENSHIP (MUHAMMAD SAFRUL ALFAJRI, 2025)
KAJIAN KEBUTUHAN MATERIAL TERHADAP BANGUNAN GEDUNG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA BOW, SNI 2002, DAN SNI 2007 (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH) (Nora Ariza, 2024)
KAJIAN UPAH TENAGA KERJA BANGUNAN GEDUNG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA BOW, SNI 2002 DAN SNI 2007 (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH) (Sheragisca Ys, 2024)