Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME PADA TANAH YANG TERCEMAR OLEH LIMBAH INDUSTRI
Pengarang
Nurlaila - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051121690
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
NURLAILA. Evaluasi Populasi dan Aktivitas Mikroorganisme pada Tanah
yang Tercemar oleh Limbah Industri (dibawah bimbingan Hifnalisa sebagai
ketua dan Yusnizar sebagai anggota)
Salah satu dampak kegiatan industri yang berkembang sekarang ini akan
menimbulkan pencemaran lingkungan yaitu akibat pembuangan limbah dari
kegiatan industri tersebut. Limbah industri yang dibuang dapat berupa limbah cair
dan padat sehingga menimbulkan perubahan produktivitas tanah, eutrofikasi,
pembebasan gas-gas tertentu dan kelebihan unsur mikro yang juga logam berat
separti B, Al, Mn, Cu, Zn dan Pb. Di samping itu kelebihan logam berat dalam
tanah sangat berpengaruh terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi populasi dan aktivitas
mikroorganisme pada tanah yang tidak tercemar dan yang tercemar oleh limbah
industri. Penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari tanah yang
tercemar oleh limbah industri yaitu tanah di sekitar perbengkelan (sekitar
Simpang Lima) Banda Aceh dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
Lueng Bata Banda Aceh. Di samping itu sebagai pembanding juga digunakan
sampel tanah yang tidak tercemar yang juga berasal dari sekitar tempat
pembuangan limbah perbengkelan dan limbah PL TD. Analisis sampel tanah
dilakukan secara analisis Biologi Tanah di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas
Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak bulan April sampai September 2004.
Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK
Non Faktorial dengan 3 ulangan. Analisis data dilakukan dengan uji F kemudian
dilanjutkan dengan uji Kontras. Parameter analisis meliputi total mikroorganisme
tanah, total bakteri, total fungi, total mikroorganisme pelarut fosfat dan respirasi
tanah.
Hasil uji F menunjukkan bahwa lokasi pengambilan sampel berpengaruh
sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu total mikroorgamisme
anah, total bakteni, total fungi, dan total mikroorganisme pelarut fosfat, serta
berpengaruh tidak nyata terhadap respirasi tanah
Hasil uji kontras memperlihatkan bahwa tanah bengkel yang tidak
tercemar berbeda sangat nyata dengan bengke l yang tercemar terhadap parameter
yang diamati yaitu total mikroorganisme, total bakteri, total fungi, dan total
mikroorganisme pelarut fosfat. Hasil penelitian menunjukkan total bakteri pada
PLTD yang tidak tercemar berbeda sangat nyata dengan PLTD yang tercemar,
dan total fungi pada PLTD yang tidak tercemar berbeda nyata dengan PLTD yang
tercemar, tetapi total mikroorganisme dan total mikroorganisme pelarut fosfat
pada PLTD yang tidak tercemar berbeda tidak nyata dengan PLTD yang
tercemar. Total mikroorganisme, total bakteri, dan total fungi pada bengkel yang
tercemar berbeda sangat nyata dengan PLTD yang tercemar tetapi total
mikroorganisme pelarut fosfat pada bengkel yang tercemar berbeda tidak nyata
dengan PLTD yang tercemar.
Tidak Tersedia Deskripsi
REKLAMASI LAHAN TERCEMAR LOGAM BERAT DENGAN MENGGUNAKAN ZEOLIT (Teuku Riswan, 2025)
DAMPAK FITOREMEDIASL PADA TANAH TERCEMAR TERHADAP MLCROOGANISME TANAH (Hartipa, 2024)
POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME RHIZOSFER KEDELAI PADA ENTISOL AKIBAT PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DAN PUPUK HAYATI RHIPHOSANT (Hamzah M Nur, 2024)
EVALUASI POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME RIZOSFER JAGUNG (ZEA MAYS L.) PADA TANAH TERKENA TSUNAMI AKIBAT INOKULASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG (Devid syahputra, 2024)
KANDUNGAN BEBERAPA TRACE ELEMENTS (B, MN, CU) PADA TIGA MACAM TANAH TERCEMAR (Hilda Saraswati, 2024)