<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138641">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI POPULASI  DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME PADA TANAH YANG TERCEMAR OLEH LIMBAH INDUSTRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>NURLAILA. Evaluasi Populasi dan Aktivitas Mikroorganisme pada Tanah &#13;
yang Tercemar oleh Limbah Industri (dibawah bimbingan Hifnalisa sebagai &#13;
ketua dan Yusnizar sebagai anggota) &#13;
                Salah satu dampak kegiatan industri yang berkembang sekarang ini akan &#13;
menimbulkan pencemaran lingkungan yaitu akibat pembuangan limbah dari &#13;
kegiatan industri tersebut. Limbah industri yang dibuang dapat berupa limbah cair &#13;
dan padat sehingga menimbulkan perubahan produktivitas tanah, eutrofikasi, &#13;
pembebasan gas-gas tertentu dan kelebihan unsur mikro yang juga logam berat &#13;
separti B, Al, Mn, Cu, Zn dan Pb. Di samping itu kelebihan logam berat dalam &#13;
tanah sangat berpengaruh terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah. &#13;
               Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi populasi dan aktivitas &#13;
mikroorganisme pada tanah yang tidak tercemar dan yang tercemar oleh limbah &#13;
industri. Penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari tanah yang &#13;
tercemar oleh limbah industri yaitu tanah di sekitar perbengkelan (sekitar &#13;
Simpang Lima) Banda Aceh dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) &#13;
Lueng Bata Banda Aceh. Di samping itu sebagai pembanding juga digunakan &#13;
sampel tanah yang tidak tercemar yang juga berasal dari sekitar tempat &#13;
pembuangan limbah perbengkelan dan limbah PL TD. Analisis sampel tanah &#13;
dilakukan secara analisis Biologi Tanah di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas &#13;
Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak bulan April sampai September 2004. &#13;
               Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK &#13;
Non Faktorial dengan 3 ulangan. Analisis data dilakukan dengan uji F kemudian &#13;
dilanjutkan dengan uji Kontras. Parameter analisis meliputi total mikroorganisme &#13;
tanah, total bakteri, total fungi, total mikroorganisme pelarut fosfat dan respirasi &#13;
tanah. &#13;
               Hasil uji F menunjukkan bahwa lokasi pengambilan sampel berpengaruh &#13;
sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu total mikroorgamisme &#13;
anah, total bakteni, total fungi, dan total mikroorganisme pelarut fosfat, serta &#13;
berpengaruh tidak nyata terhadap respirasi tanah &#13;
               Hasil uji kontras memperlihatkan bahwa tanah bengkel yang tidak &#13;
tercemar berbeda sangat nyata dengan bengke l yang tercemar terhadap parameter &#13;
yang diamati yaitu total mikroorganisme, total bakteri, total fungi, dan total &#13;
mikroorganisme pelarut fosfat. Hasil penelitian menunjukkan total bakteri pada &#13;
PLTD yang tidak tercemar berbeda sangat nyata dengan PLTD yang tercemar, &#13;
dan total fungi pada PLTD yang tidak tercemar berbeda nyata dengan PLTD yang &#13;
tercemar, tetapi total mikroorganisme dan total mikroorganisme pelarut fosfat &#13;
pada PLTD yang tidak tercemar berbeda tidak nyata dengan PLTD yang &#13;
tercemar. Total mikroorganisme, total bakteri, dan total fungi pada bengkel yang &#13;
tercemar berbeda sangat nyata dengan PLTD yang tercemar tetapi total &#13;
mikroorganisme pelarut fosfat pada bengkel yang tercemar berbeda tidak nyata &#13;
dengan PLTD yang tercemar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 16:48:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 16:48:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>