<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138637">
 <titleInfo>
  <title>KANDUNGAN BEBERAPA TRACE ELEMENTS (B, MN, CU) PADA TIGA MACAM TANAH TERCEMAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hilda Saraswati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hilda Saraswati. Kandungan Beberapa  Trace Elements  (B, Mn, Cu) &#13;
Pada Tiga Macam Tanah Tercemar ( Dibawah bimbingan Nurul Aiman, &#13;
sebagai ketua dan M. Jamil Ali, sebagai anggota). &#13;
               Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kandungan dan &#13;
trace elements  ketersediaan beberapa  (B, Mn, Cu) pada tiga macam tanah yang &#13;
telah mengalami pencemaran. Penelitian ini di laksanakan di Laboratorium &#13;
Kimia Tanah laboratorium penelitian tanah Fakultas Pertanian Universitas &#13;
Syiah Kuala dan Balai Riset dan Standarisasi Industri dan Perdagangan &#13;
(baristand Indag) NAD, yang berlangsung dari bulan Oktober 2003 sampai &#13;
dengan Maret 2004. metode penelitian yang di gunakan adalah metodc &#13;
deskriptif dengan survei ke lapangan. Pengambilan sampel tanah dilakukan &#13;
secara purposif sampling pada tempat yang diperkirakan tercemar dan pada &#13;
tempat yang belum tercemar sebagai pembanding. Lokasi pengambilan sampel &#13;
tanah yaitu, pada tempat pembuangan sampah akhir (TPA) di Karnpung Jawa, &#13;
tempat pembuangan limbah PLTD di Lueng Bata dan himbah buangan pabrik &#13;
jamu PT. Tenaga Tani Fanna di Punge. Sebagai tanah pembanding diambil &#13;
disekitar lokasi pengambilan tanah tercemar dengan memperhatikan jaraknya. &#13;
               Partameter yang diamati yaitu Boron (B) menggunakan ekstrak &#13;
Hydrotermal (air panas), Mangan res menggunakan ekstak air (H,0),Mangan too &#13;
menggunakan ekstrak HCI 25% dan Tembaga (Cu) _ 1sat &#13;
menggunakan ekstrak HCI 25%. Untuk analisa Boron (B) dan Mangan (Mn) &#13;
ditentukan dengan pengukuran spectro Flame Photometer (SFP) dan tembaga &#13;
ditentukan dengan Atomic Absorption Spectrophotometer ( AAS). &#13;
               Hasil analisis dilaboratorium menunjukan bahwa terdapat perbedaan &#13;
konsentrasi pada setiap sampel tanah, Nilai pH HsO pada tanah tercemar &#13;
berkisar dari 6,0 - 6,7 (agak masam netral), pada tanah tidak tercemar &#13;
berkisar dari 6,9 -- 7,I (netral). Nilai pH KCI pada tanah tercemar berkisar dari &#13;
5,5 6,2 (agak masam), pada tanah tidak tercemar berkisar 6,4 -6,5 (agak &#13;
masam). Konsentrasi Boron pada tanah tercemar berkisar dari 2,05 -2,48 ppm &#13;
(sedang), pada tanah tidak tercemar 1,89 - 1,97 ppm (sedang). Kandungan &#13;
Mangan sat pada tanah tercemar berkisar dari 85,8 101.,5 ppm (sangat &#13;
tinggi), pada tanah tidak tercemar 67,7 97,1 ppm (sangat tinggi). Konsentrasi &#13;
Mangan - renan pada tanah tercemar berkisar dari 5,2 - 33,4 ppm (sedang &#13;
sangat tinggi), pada tanah tidak tercemar 0,I - 3,4 ppm (sangat rendah &#13;
 rendah). Kandungan Tembaga (Cu) Toa pada tanah tercemar berkisar dari 5,7 &#13;
- 21,8 ppm (tinggi - sangat tinggi), pada tanah tidak tercemar 3,3 - 11,2 ppm &#13;
(sedang - sangat tinggi). Berdasarkan hasil analisis pada tanah tercemar telah &#13;
terjadi peningkatan kandungan dan ketersediaan trace elements (B au, Mn_ &#13;
Toa, Mn retsns.Cu- T%a) akibat buangan sampah masing-masing sebesar 0,27 &#13;
ppm (13,7%), 4,4 ppm (4,5%), 30 ppm (882,4%) dan 10,6 ppm (94,6%). Akibat buangan limbah &#13;
PLN masing-masing sebesar 0,51 ppm (25,9%), 15,9 ppm &#13;
(22,8%), 6,75 ppm (2250%) dan 3,8 ppm (115,2%). Akibat buangan limbah &#13;
pabrik jamu masing-masing sebesar 0,16 ppm (8,5%), 29,4 ppm (43,4%), 5,1 &#13;
ppm (5100%) dan 1.5 ppm (3,57%)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138637</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 16:42:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 16:42:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>