<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138609">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  KINERJA TEKNIS  PENGELOLAAN DAERAH  IRIGASI TEKNIS  DI  KABUPATEN  ACEH  UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nuzul Irma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hal  terpenting  yang   harus   dilakukan   dalam   pengelolaan  sistem   irigasi adalah  menentukan saat  yang  tepat  untuk  memberikan air dan  berapa  jumlah air yang   harus   diberikan    pada   tanaman.   Kebutuhan  air   terhadap    tanaman   akan terpenuhi  apabila  sumber-sumber air seperti  air irigasi  tetap  terjaga  dengan  baik. Hal  ini dapat  dilakukan dengan  mengawasi segala  keperluan air irigasi  terhadap tanaman   tersebut,  sehingga   irigasi  dapat  menjalankan  fungsinya  sesuai  dengan yang diharapkan.&#13;
Dengan   demikian   pelaksanaan  pemantauan  dan   evaluasi   dalam   sistem&#13;
pengelolaan suatu jaringan irigasi sangatlah  perlu  dilakukan agar  kekurangan dan kelebihan  air pada  sistem  pengelolaan irigasi  dapat  diidentifikasi, sehingga untuk mengetahui kesesuaian tindakan pengelolaan sistem irigasi diperlukan tindakan pemantauan tahap  awal untuk  mengetahui kinerja  sistem  secara  keseluruhan yang ditentukan  berdasarkan data  lapangan.  Tahapan   selanjutnya  setelah   pemantauan awal yaitu menganalisis keragaan  teknis dari suatu jaringan irigasi.&#13;
Penelitian    ini    bertujuan   untuk    mengidentifikasi    dan    mengevaluasi&#13;
keragaan   teknis   pengelolaan   irigasi     pada  Daerah   lrigasi  Jambo   Aye,  Krueng&#13;
Tuan, dan Alue Ubay di  Kabupaten  Aceh Utara.&#13;
Analisa keragaan teknis dari suatu sistem jaringan irigasi adalah untuk mengetahui kelebihan  dan kekurangan dari sistem  pengelolaan yang telah ada dari masing  - masing  Daerah  Irigasi  tersebut.  Kinerja  dan pengelolaan jaringan lrigasi teknis    dapat    ditentukan   berdasarkan   beberapa    indikator   yaitu    :        Indikator penyaluran air,  lndikator Efisiensi,  lndikator  Manfaat Air Tersedia dan  Indikator Pemeliharaan.&#13;
Hasil   penelitian  menunjukkan  sistem   irigasi   dcngan   nilai   rata   -   rata&#13;
indikator teknis  adalah  1.4  untuk  Daerah  lrigasi  Jambo  Aye, dimana  terdiri  dari  : 1.  lndikator   Penyaluran   Air  meliputi,   Rasio  Pelaksanaan  Pembagian  Air  adalah&#13;
1.00  (baik).  2.  Indikator  Efisiensi  meliputi,   Efisiensi  total  adalah  82%  (baik).  3.&#13;
lndikator Manfaat  Air Tersedia  meliputi Nilai  Suplai  Air  Relatif adalah  2.82  (air berlebih  dan perlu perhatian). 4. Indikator  Pemeliharaan meliputi Nilai Efektivitas bangunan  pengatur  dan pengukur  debit adalah  1   (baik).&#13;
Nilai   rata  -rata  indikator  teknis  Dearah  Irigasi   Alue  Ubay  adalah   1.2,&#13;
dimana   terdiri  dari   :      .      Indikator  Penyaluran   Air  meliputi,   Rasio   Pelaksanaan Pembagian  Air adalah  0.91  (baik). 2.  lndikator Efisiensi  meliputi,   Efisiensi  total adalah  69%  (baik).  3.  Indikator   Manfaat   Air Tersedia   meliputi  Nilai  Suplai  Air Relatif adalah  2.33  (air  berlebih  dan  perlu  perhatian).  4.  Indikator Pemeliharaan meliputi  Nilai  Efektivitas bangunan  pengatur  adalah  1     (baik)  dan  pengukur debit adalah  0.7 (jelek dan perlu perhatian).&#13;
Nilai  rata     rata  indikator  teknis  Dearah  lrigasi  Krueng  Tuan  adalah   1.0,&#13;
dimana  terdiri  dari  :      1.  Indikator  Penyaluran  Air  meliputi,  Rasio   Pelaksanaan Pembagian  Air adalah  0.88  (baik).  2.  Indikator Efisiensi  meliputi,   Efisiensi  total atlalah  76%  (baik).  3.  Indikator  Manfaat  Air Terscdia  meliputi  Nilai  Suplai  Air&#13;
Relatif adalah  1.76  (air berlebih  clan  perlu perhatian). 4.  Indikator  Pemeliharaan meliputi   Nilai   Efektivitas    bangunan   pengatur   adalah   0.7   Gelek   dan   perlu &#13;
perhatian) dan pengukur  debit adalah 0.7 Gelek dan perlu perhatian).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 15:33:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 15:33:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>