PENGARUH PEMBERIAN SEKAM TERHADAP KAPASITAS KERJA TRAKTOR DARI BERBAGAI TINGKAT LINTASAN PADA LAHAN SAWAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN SEKAM TERHADAP KAPASITAS KERJA TRAKTOR DARI BERBAGAI TINGKAT LINTASAN PADA LAHAN SAWAH


Pengarang

Denisyah Putra S - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951610280

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.372

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dewasa ini Indonesia diharapkan pada krisis air sebagai akibat lemahnya
peraturan pemerintah dan pengrusakan lingkungan oleh masyarakat Indonesia
sendiri. keterjadian pada proses pertanian seperti pengolahan pada lahan padi
memerlukan air optimum untuk pertumbuhan. Konsolidasi lahan adalah suatu
rangkaian kegiatan percetakan lahan-lahan padi yang baik untuk pertumbuhan
tanaman padi sehingga diperoleh produktifitas yang tinggi.
Pengolahan tanah dapat menciptakan media yang baik bagi perkembangan
akar, hal tersebut terpengaruh terhadap kerapatan lindak dan kekerasan tanah,
tetapi pengolahan tanah berlebihan yang dilakukan secara terus menerus sclama
jangka waktu yang panjang dapat memacu pelapukan sehingga mengakibatkan
tingkat kesuburan tanah pertanian lahan kering menjadi rendah, teristimcwa pada
tropika basah.
Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pemberian sekam pada
sawah terhadap kapasitas kerja traktor dari berbagai tingkat lintasan.
Penelitian ini dilakukan pada lahan sawah Desa Mireuk Taman Kecamatan
Darussalam Kabupaten Aceh Besar dan di Laboratorium Prodi Ilmu Tanah
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh,yang
berlangsung dari bulan Januari sampai dengan Mei 2006.
Areal yang digunakan selama penelitian meliputi 6 plot, ukuran lahan yang
masing-masing petakan adalah 20x 8 m, 3 plot tanpa perlakuan lintasan, 3 plot
mandapat lintasan.dari perlakuan lintasan ini dapat disebutkan menjadi 2 plot
tanpa penambahan sekam, 2 plot penambahan sekam I0 ton/ha, dan 2 plot
penambahan sekam 20 ton/ha.
Hasil penelitian menunjukan kadar air tanah pada lapisan top soil tertinggi
dengan berkurangnya jumlah lintasan traktor, sebab belum terjadinya pemadatan
tanah akibat lintasan traktor sehingga tanah banyak menyerap air, pada
penambahan sekam 20 ton/ha kadar air tertinggi pada lintasan 5x, sebab sekam
dapat mengurangi kepadatan tanah serta sekam banyak mengikat air.pada tanah
lapisan top soil kadar air menurun semuanya karena tanah tersebut adalah tanah
pasir dan sekam tidak terpengaruh dalam lapisan sub soil.
Dari hasil analisis grafik bulk density lapisan top soil traktor roda 2 terlihat
bahwa pengaruh lintasan dapat meningkatkan nilai bulk density seiring dengan
bertambahnya jumlah lintasan pada tanah tanpa penambahan sekam 10 ton/ha, dan
20 ton/ha. Tetapi nilai bulk density pada lapisan sub soil tidak dipengaruhi oleh
lintasan traktor roda 2
Hasil dari percobaan tanpa penambahan sekam, penambahan sekam 10
ton/ha dan 20 ton/ha berbagai lintasan.pada kedalaman 0-40 cm tahanan penetrasi
semakin meningkat karena semakin menambah kedalaman pada tanah maka tanah
semakin padat.sedangkan kedalaman 40-60 cm tahanan penetrasi semakin

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK