<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13859">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT MORTALITAS LARVA NYAMUK CULEX TERHADAP EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA L.) DENGAN PELARUT ETANOL DAN AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuvi Suriyani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci : Larva Culex quinquefasciatus, daun&#13;
(Psidium guajava L.), pelarut etanol dan air.&#13;
jambu&#13;
biji&#13;
merah&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas larva nyamuk&#13;
Culex terhadap ekstrak daun P. guajava L. dengan pelarut etanol dan air. Disamping&#13;
itu dilakukan juga untuk mengetahui perbedaan efektivitas ekstrak etanol&#13;
P. guajava L. dan ekstrak air P. guajava L. serta mengetahui respon larva nyamuk&#13;
C. quinqufasciatus selama uji toksisitas. Metode yang digunakan rancangan acak&#13;
lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yang tiap kelompok berisi 10 larva&#13;
C. quinqufasciatus instar III dan 4 kali pengulangan. Adapun perlakuan konsentrasi&#13;
ekstrak daun P. guajava L. sebesar 150 ppm, 250 ppm, 350 ppm, dan 450 ppm&#13;
dengan abate sebagai kontrol positif, etanol dan air sebagai kontrol negatif. Analisis&#13;
data dilakukan dengan Analisis Varian (ANAVA) pada taraf signifikan 0,05, uji&#13;
Duncan 0,05, regresi probit dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-&#13;
rata jumlah larva yang mati yang menggunakan ekstrak etanol daun P. guajava L.&#13;
lebih banyak dibandingkan menggunakan ekstrak air daun P. guajava L.&#13;
Kesimpulannya adalah pemberian ekstrak etanol daun P. guajava L. pada&#13;
konsentrasi 450 ppm dapat meningkatkan mortalitas larva sebanyak 100% selama 30&#13;
jam setelah perlakuan, sedangkan pemberian ekstrak air daun P. guajava L. pada&#13;
konsentrasi 450 ppm dapat meningkatkan mortlitas larva sebanyak 70% selama 30&#13;
jam setelah perlakuan. Terdapat juga perbedaan respon antara larva normal dengan&#13;
larva yang diberi perlakuan ektrak etanol dan air daun P. guajava L. Perbedaan larva&#13;
normal dengan perlakuan ekstrak etanol daun P. guajava L. lebih banyak mengalami&#13;
perubahan teleskopik dibandingkan dengan perlakuan ekstrak air daun P. guajava L.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOSQUITOES</topic>
 </subject>
 <classification>595.772</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13859</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-05-11 14:43:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-06-22 12:42:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>