<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138577">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN UMUR SIMPAN PRODUK  MINUMAN NATA DE COCO DENGAN METODE AKSELERASI MODEL ARRHENIUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risda Munir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nata de coco merupakan salah satu produk olahan air kelapa yang&#13;
memiliki kandungan serat tinggi dan kandungan kalori rendah sehingga cocok&#13;
untuk makanan diet dan baik untuk sistim pencemaan serta tidak mengandung &#13;
kolesterol. Nata de coco berbentuk padat, kokoh, kuat, berwarna putih, transparan, &#13;
dan bertekstur kenyal. Selama ini, minuman nata de coco yang diproduksi di &#13;
Banda Aceh tidak mempunyai informasi mengenai masa kadaluarsanya, sehingga &#13;
tidak  konsumen dapat mengetahui kapan minuman nata tersebut tidak dapat &#13;
dikonsumsi lagi. Sebagai salah satu produk pangan, umur simpan nata de coco&#13;
menjadi suatu faktor penting yang harus tercantum pada label kemasan produk.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan nata de coco dalam&#13;
kemasan dengan menggunakan metode akselerasi model Arrhenius.&#13;
Penelitian dilakukan menggunakan metode akselerasi model Arrhenius&#13;
dengan cara nata de coco dalam kemasan disimpan dalam inkubator pada suhu&#13;
35C, 45C, dan 55'C  selama I bulan, dan analisis dilakukan setiap minggu&#13;
selama penyimpanan. Analisis yang dilakukan meliputi nilai pH sirup, total&#13;
mikroba, serta uji organoleptik yaitu uji deskriptif terhadap aro ma dan rasa .&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan nilai mutu pada produk&#13;
minuman nata de coco mengikuti penurunan mutu dengan pola ordo satu&#13;
berdasarkan nilai sensori aroma yang memiliki nilai korelasi yang paling besar.&#13;
Konstanta penurunan mutu produk minuman nata de coco ditentukan melalui&#13;
model Arrhenius sebagai berikut: Ink= 5832 (1/1) - 22.24 dengan nilai korelasi&#13;
(R')=0.65. Berdasarkan model Arrhenius, produk minuman nata de coco yang&#13;
disimpan pada suhu 30C diduga memiliki umur simpan 18 hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PRESERVATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRINKS</topic>
 </subject>
 <classification>664</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 11:24:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 11:39:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>