EKSPLORASI AIR TANAH SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH (STUDI KASUS DI DESA PINTO RIMBA, KECAMATAN PEUDADA, KABUPATEN BIREUEN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EKSPLORASI AIR TANAH SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH (STUDI KASUS DI DESA PINTO RIMBA, KECAMATAN PEUDADA, KABUPATEN BIREUEN)


Pengarang

Muhammad Ikram - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010038

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

628.162

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Air bersih merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, air harus tersedia setiap saat melalui pemanfaatan berbagai sumber air yang ada, termasuk air tanah. Desa Pinto Rimba, Kecamatan Peudada merupakan salah
satu daerah di Kabupaten Bireuen yang mengalami permasalahan air bersih, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, air permukaan yang kini dimanfaatkan sebagai air bcrsih di daerah tersebut sudah tidak layak untuk mcmenuhi kebutuhan air bersih. Melihat sulitnya penduduk mendapatkan air dari sumber air yang telah ada, maka diperlukan suatu sistem penyediaan air bersih dari sumber lain, yaitu air tanah. Untuk itu, dilakukan suatu penelitian di lokasi tersebut dengan tujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas air tanah sebagai sumber alternatif pengambilan air bersih. Dalam eksplorasi air tanah, terdapat empat tahapan yang dilakukan, yaitu survei geolistrik, analisis cutting, down hole logging dan uji pemompaan sumur. Setelah melakukan berbagai tahapan tersebut didapat lapisan akuifer berada pada kedalaman 35 - 100 m. Jenis litologi pada lapisan akuifer ini didominasi endapan lepas berupa pasir berbutir halus hingga sedang dengan sisipan campuran lanau dan kerikil dengan kadar yang sangat kecil. Uji pemompaan menghasilkan karakteristik akuifer berupa permeabilitas tinggi, transmisibilitas menengah dan storativitas. Debit izin yang direkomendasikan sebagai sumur produksi yaitu 119,847 liter/mnt. Estimasi kebutuhan air bersih di lokasi penelitian 10 tahun ke depan dilakukan berdasarkan perhitungan proyeksi penduduk. Pada tahun 2021, penduduk Desa Pinto Rimba diperkirakan berjumlah 242 jiwa sehingga total kebutuhan air bcrsihnya sebesar 17,979 liter/mnt. Debit yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tinjauan dari segi kualitas menunjukkan bahwa ada dua parameter yang melebihi baku mutu air bersih, yaitu Total Dissolved Solid (TDS) dan konduktivitas, namun secara keseluruhan air dari sumur uji aman untuk digunakan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK