<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138573">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI AIR TANAH SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH (STUDI KASUS DI DESA PINTO RIMBA, KECAMATAN  PEUDADA,  KABUPATEN BIREUEN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ikram</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Air bersih merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, air harus tersedia setiap saat melalui pemanfaatan berbagai sumber air yang ada, termasuk air tanah. Desa Pinto Rimba, Kecamatan Peudada merupakan salah&#13;
satu daerah di Kabupaten Bireuen yang mengalami permasalahan air bersih, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, air permukaan yang kini dimanfaatkan sebagai air bcrsih di daerah tersebut sudah tidak layak untuk mcmenuhi kebutuhan air  bersih. Melihat sulitnya penduduk mendapatkan air dari sumber air yang telah ada, maka diperlukan suatu sistem  penyediaan air bersih dari sumber lain, yaitu air tanah. Untuk itu, dilakukan suatu penelitian di lokasi tersebut dengan tujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas air tanah sebagai sumber alternatif pengambilan air bersih. Dalam eksplorasi air  tanah, terdapat empat tahapan yang dilakukan, yaitu survei geolistrik, analisis cutting, down hole logging dan uji  pemompaan sumur. Setelah melakukan berbagai tahapan tersebut didapat lapisan akuifer berada pada kedalaman 35 -  100 m. Jenis litologi pada lapisan akuifer ini didominasi endapan lepas berupa pasir berbutir halus hingga sedang dengan sisipan campuran lanau dan kerikil dengan kadar yang sangat kecil. Uji pemompaan menghasilkan karakteristik akuifer berupa permeabilitas tinggi, transmisibilitas menengah dan storativitas. Debit izin yang direkomendasikan sebagai sumur produksi yaitu 119,847 liter/mnt. Estimasi kebutuhan air bersih di lokasi penelitian 10 tahun ke depan dilakukan berdasarkan perhitungan proyeksi penduduk. Pada tahun 2021, penduduk Desa Pinto Rimba diperkirakan berjumlah 242 jiwa sehingga total kebutuhan air bcrsihnya sebesar 17,979 liter/mnt. Debit yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tinjauan dari segi kualitas menunjukkan bahwa ada dua parameter yang melebihi baku mutu air bersih, yaitu Total Dissolved Solid (TDS) dan konduktivitas, namun secara  keseluruhan air dari sumur uji aman untuk digunakan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOILS - ENGINEERING GEOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WATER DISTRIBUTION SYSTEMS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>628.162</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 11:08:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 11:17:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>