DESAIN SISTEM SIRKULASI AIR PADA MESIN PENGUPAS KULIT LUAR MELINJO (GNETUM GNEMON L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DESAIN SISTEM SIRKULASI AIR PADA MESIN PENGUPAS KULIT LUAR MELINJO (GNETUM GNEMON L.)


Pengarang

Asdal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305106010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masyarakat Indonesia lebih banyak memanfaatkan buah melinjo sebagai
bahan baku untuk pembuatan emping melinjo. Sebelum dilakukan pengolahan
terhadap buah melinjo terlebih dahulu kulit luar biji melinjo harus dikupas.
Pengupasan ini pada umumnya dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan cara
mengupas biji melinjo dengan tangan. Sehingga proses tersebut membutuhkan
waktu yang lama dan tenaga yang lebih besa r. Mesin pengupas kulit luar melinjo
yang sudah dirancang tanpa sistem sirkulasi air belum memberikan hasil yang
maksimal dan membutuhkan waktu yang sedikit lama, karena masih banyak getah
kulit luar melinjo yang menyangkut di silinder pengupas. Sehingga kulit luar
melinjo belum seluruhnya terkelupas. Oleh karena itu perlu didesain scbuah
sistem sirkulasi air pada mesin pengupas kulit luar melinjo ini. Diharapkan sistem
sirkulasi tersebut adalah dapat membersihkan getah-getah kulit luar melinjo yang
menempel di silinder pengupas dan dapat membantu mempercepat proses
pengupasan, sehingga dapat meningkatkan kinerja mesin pengupas kulit luar
melinjo baik dari segi efisiensi waktu maupun mutu produk hasil pengupasan .
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem sirkulasi saluran air
yang efektif dan efisien, sehingga silinder pengupas dapat bekerja lebih optimal.
Penelitian ini dilaksanakan di bengkel alat dan mesin pertanian Mekatama Engineering Desa Neuheun Aceh Besar pada bulan November 2009 s/ d Februari
2010. Penelitian ini terdiri dari penelitian pendahuluan mencakup pengukuran dan
penentuan bahan sistem sirkulasi dan menghitung debit air. Kemudian dilakukan
perancangan dan pemasangan sistem sirkulasi air pada mesin pengupas kulit luar
melinjo. Selanjutnya dianalisis kehilangan energi (head loss) dengan menghitung
parameter debit outlet, bilangan Reynold, head loss mayor, head loss minor dan
head loss total. Kemudian menghitung efisiensi sistem sirkulasi air terhadap
waktu dan yang terakhir menghitung daya pompa yang dibutuhkan.
ktu dan yang terakhir menghitung daya pompa yang dibutuhkan.
Sistem sirkulasi terbuat dari pipa dengan panjang 2,36 m, diameter pipa
%
inchi, jumlah belokan (elbow) 7 buah, katup (valve) I buah dan sambungan tee I
buah. Jenis aliran yang terjadi pada saluran pipa sirkulasi air ini adalah aliran
turbulen karena memiliki bilangan Reynold di atas 4000 m.
Perlakuan putaran katup (valve) '/ putaran merupakan perlakuan yang
terbaik karena mengeluarkan debit air yang sesuai dengan kebutuhan pembersihan
silinder pengupas yaitu 0,20 10 m'/s dan memiliki kecepatan aliran yang
optimal yaitu sebesar 0,7100 m/s. Data hasil perhitungan diperoleh head loss pada
/ putaran sebesar 0,5513 m. Pengupasan dengan menggunakan sirkulasi air lebih baik, karena
memberikan kapasitas mesin sebesar 21,94 kg/jam. Sedangkan yang tidak
menggunakan sirkulasi air memberikan kapasitas sebesar 8,65 kg/jam. Dengan
demikian, penggunaan sistem sirkulasi air dapat meningkatkan kapasitas mesin
hampir 3 kali lipat dari pada tanpa menggunakan sistem sirkulasi air

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK