<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138555">
 <titleInfo>
  <title>DESAIN SISTEM SIRKULASI AIR PADA MESIN PENGUPAS KULIT LUAR MELINJO (GNETUM GNEMON L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asdal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat Indonesia lebih banyak memanfaatkan buah melinjo sebagai&#13;
bahan baku untuk pembuatan emping melinjo. Sebelum dilakukan pengolahan&#13;
terhadap buah melinjo terlebih dahulu kulit luar biji melinjo harus dikupas.&#13;
Pengupasan ini pada umumnya dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan cara&#13;
mengupas biji melinjo dengan tangan. Sehingga proses tersebut membutuhkan&#13;
waktu yang lama dan tenaga yang lebih besa r. Mesin pengupas kulit luar melinjo&#13;
yang sudah dirancang tanpa sistem sirkulasi air belum memberikan hasil yang&#13;
maksimal dan membutuhkan waktu yang sedikit lama, karena masih banyak getah&#13;
kulit luar melinjo yang menyangkut di silinder pengupas. Sehingga kulit luar&#13;
melinjo belum seluruhnya terkelupas. Oleh karena itu perlu didesain scbuah&#13;
sistem sirkulasi air pada mesin pengupas kulit luar melinjo ini. Diharapkan sistem&#13;
sirkulasi tersebut adalah dapat membersihkan getah-getah kulit luar melinjo yang&#13;
menempel di silinder pengupas dan dapat membantu mempercepat proses&#13;
pengupasan, sehingga dapat meningkatkan kinerja mesin pengupas kulit luar&#13;
melinjo baik dari segi efisiensi waktu maupun mutu produk hasil pengupasan .&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem sirkulasi saluran air&#13;
yang efektif dan efisien, sehingga silinder pengupas dapat bekerja lebih optimal.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di bengkel alat dan mesin pertanian Mekatama Engineering Desa Neuheun Aceh Besar pada bulan November 2009 s/ d Februari&#13;
2010. Penelitian ini terdiri dari penelitian pendahuluan mencakup pengukuran dan&#13;
penentuan bahan sistem sirkulasi dan menghitung debit air. Kemudian dilakukan&#13;
perancangan dan pemasangan sistem sirkulasi air pada mesin pengupas kulit luar&#13;
melinjo. Selanjutnya dianalisis kehilangan energi (head loss) dengan menghitung&#13;
parameter debit outlet, bilangan Reynold, head loss mayor, head loss minor dan &#13;
head loss total. Kemudian menghitung efisiensi sistem sirkulasi air terhadap&#13;
waktu dan yang terakhir menghitung daya pompa yang dibutuhkan.&#13;
ktu  dan yang terakhir menghitung daya pompa yang dibutuhkan.&#13;
Sistem sirkulasi terbuat dari pipa dengan panjang 2,36 m, diameter pipa &#13;
% &#13;
inchi, jumlah belokan (elbow) 7 buah, katup (valve) I buah dan sambungan tee I&#13;
buah. Jenis aliran yang terjadi pada saluran pipa sirkulasi air ini adalah aliran&#13;
turbulen karena memiliki bilangan Reynold di atas 4000 m.&#13;
Perlakuan putaran katup (valve) '/ putaran merupakan perlakuan yang&#13;
terbaik karena mengeluarkan debit air yang sesuai dengan kebutuhan pembersihan&#13;
silinder pengupas yaitu 0,20 10 m'/s dan memiliki kecepatan aliran yang&#13;
optimal yaitu sebesar 0,7100 m/s. Data hasil perhitungan diperoleh head loss pada&#13;
/ putaran sebesar 0,5513 m. Pengupasan dengan menggunakan sirkulasi air lebih baik, karena&#13;
memberikan kapasitas mesin sebesar 21,94 kg/jam. Sedangkan yang tidak&#13;
menggunakan sirkulasi air memberikan kapasitas sebesar 8,65 kg/jam. Dengan&#13;
demikian, penggunaan sistem sirkulasi air dapat meningkatkan kapasitas mesin &#13;
hampir 3 kali lipat dari pada tanpa menggunakan sistem sirkulasi air</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GNETUM</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138555</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 09:58:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 10:10:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>