<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138533">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN NILAM BERDASARKAN KARAKTERISTIK RNLAHAN, POLA TANAM DAN SOSIAL EKONOMI RNDI WILAYAH BARAT SELATAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairun Nisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman nilam dikenal sebagai salah satu jenis tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena telah menjadi komoditi bisnis yang sangat baik di dunia perdagangan global. Walaupun secara ekonomi, usaha tanaman nilam di Provinsi Aceh akan memberikan harapan yang cukup besar bagi pendapatan masyarakat, namun di sisi lain produkstivitas dan kualitas nilam Aceh masih rendah jika dibandingkan dengan standar nasional Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas nilam seperti iklim, jenis tanah, dan teknik budidaya. Studi ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman nilam, serta kandungan patchouli alcohol (PA) dan kondisi sosial ekonomi masyarakat pada berbagai pola tanam di areal penanaman nilam rakyat di wilayah Barat Selatan Aceh yang meliputi Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, dan Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh.&#13;
Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif yang didasarkan pada hasil observasi lapangan, analisis laboratorium, analisis spasial, dan analisis sosial ekonomi. Observasi lapangan dilakukan untuk pengamatan dan pengambilan sampel tanah, tanaman, dan petani nilam pada lokasi-lokasi yang telah ditetapkan berdasarkan metode perposif (perpossive sampling) yaitu pada lokasi yang telah ada tanaman nilam. Setiap kabupaten dipilih tiga kecamatan sentra produksi nilam dan di setiap kecamatan dipilih secara random 15 kebun nilam milik petani setempat yang dibedakan atas tiga klaster berdasarkan sistem (pola) tanam yaitu sistem monokultur (monoculture), tumpang sari (intercropping), dan kebun campuran (mixed garden) untuk diambil sampel tanah, sampel tanaman, dan data produksi nilam yang sekaligus turut dilakukan wawancara/survei kondisi sosial ekonomi terhadap petani/masyarakat setempat. Sampel tanah yang diambil meliputi sampel komposit yang diambil pada kedalaman 0-20 cm dan sampel tanah utuh dengan menggunakan ring sampel. Sampel-sampel tanah komposit digunakan untuk analisis sifat-sifat kimia tanah yang meliputi pH tanah (pH H2O), N total (metode Kjeldahl), C organik (metode Walkley dan Black), K dapat ditukar (K-dd) yang ditetapkan dengan ekstraksi 1N NH4OAc pH7, dan penentuan tekstur tanah tiga fraksi (pasir, debu, dan liat) menggunakan metode pipet. Sampel tanah utuh digunakan untuk penentuan sifat fisik tanah yang meliputi kerapatan volume (bulk density), porositas, permeabilitas, dan indeks stabilitas agregat. Sifat-sifat tanah yang dianalisis tersebut merupakan parameter yang digunakan untuk menilai indeks kualitas tanah (SQI) menurut metode Mausbach &amp; Seybold (1989). Kedalaman solum tanah diukur dengan menggunakan bor tanah. Sampel tanaman nilam yang diambil adalah daun, batang, dan akar segar yang terdapat di lokasi kebun milik petani. Sampel tanaman ini, setelah ditimbang bobot segar, maka setiap sampel tanaman ini dikeringkan di dalam oven pada temperature 70-80 0C untuk ditimbang dalam keadaan kering. Untuk analisis kadar alcohol nilam (Patchouli alcohol = PA) digunakan biomassa kering dan hasil minyaknya diperoleh dengan menggunakan alat penyulingan (metode destilasi). Kandungan PA dalam minyak nilam diukur di laboratorium dengan menggunakan GC-MS (gass cromatrophy-mass spectrophotometer).  Karakteristik petani dan kondisi sosial ekonomi yang  dinilai pada setiap lokasi dan petani sampel meliputi: usia, pengelaman, pendidikan, dan jumlah tanggungan kelurga sedangkan untuk analisis usahatani dilakukan perhitungan terhadap nilai biaya penerimaan (RC rasio), titik impas (break event pont = atau BEP ) yang dibedakan atas BEP harga, BEP unit, dan BEP lahan dari usaha budidaya nilam.&#13;
Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa kondisi tanah, sistem budidaya (pola tanam) serta kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh cukup beragam karena adanya perbedaan karakteristik tanah dan sistem (pola) budidaya tanaman nilam. Studi kasus di Kabupaten Aceh Barat menunjukkan bahwa kualitas tanah, pertumbuhan nilam, dan kadar PA memperlihatkan nilai yang berbeda antara sistem tanam nilam. Produksi biomassa nilam tertinggi terdapat pada pola tanam kebun campuran, sedangkan potensi kandungan PA tertinggi diperoleh pada pola tumpang sari (multiple cropping) dengan potensi hasil minyak 1.94±0.11 t ha-1. Kandungan PA yang dicapai masih di bawah standar nasional Indonesia (SNI) yaitu berkisar dari 21.47±0.65% hingga 27.68±0.90%. Dari aspek sosial ekonomi, berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh nilai RC ratio, BEP harga, BEP unit, dan BEP lahan yang cukup baik dan memenuhi syarat serta layak jika usaha budidaya nilam dilakukan dan dilanjutkan oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat. Hasil serupa juga ditemukan pada studi di kawasan lainnya di Barat Selatan Aceh (Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Jaya).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Nilam Aceh, sistem pola tanam, indeks kualitas tanah, pertumbuhan tanaman, patchouli alcohol, pendapatan nilam&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 21:58:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 09:19:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>