<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138525">
 <titleInfo>
  <title>SUATU PERENCANAAN KONSTRUKSI PERLINDUNGAN MUARA KRUENG PEUDADA KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohammad Rizal Khadafy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Muara Krueng Peudada terletak di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Provinsi&#13;
Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Muara Krueng Peudada berfungsi sebagai&#13;
pengeluaran/pembuangan debit sungai ke laut terutama pada saat banjir. Muara&#13;
Krueng Peudada juga dimanfaatkan sebagai alur pelayaran bagi para nelayan.&#13;
Permasalahan yang sering terjadi di Muara Krueng Peudada ialah pendangkalan &#13;
karena adanya endapan sedimen dan juga erosi pantai. Permasalahan ini dapat diatasi&#13;
dengan membangun jetty sebagai pelindung muara dan revetmen sebagai pelindung &#13;
pantai. Data yang digunakan pada perencanaan ini adalah data sekunder yaitu berupa&#13;
data angin, data topografi dan bathimetri, serta data pasang surut. Tinggi gelombang&#13;
rcncana pada perencanaan ini adalah 2,677 m dan dominan datangnya dari arah&#13;
Timur Laut. Berdasarkan hasil perhitungan sedimentasi pada Muara Krueng Peudada&#13;
diperoleh terjadinya angkutan sedimen sebesar 1624,792 m/tahun ke arah Timur.&#13;
Material yang digunakan untuk jetty dan revetmen ialah batu pccah. Jetty terdiri atas&#13;
tiga lapisan batu dengan berat batu pada lapis terluar adalah 2450 - 4000 kg/unit,&#13;
untuk lapis kedua 230 -- 430 kg/unit dan lapis ketiga (inti) adalah sebesar 5 - 30&#13;
kg/'unit. Panjang jetty sebelah kanan 398,417 m dan sebelah kiri 325,982 m.&#13;
Revetmen terdiri dari dua lapisan batu graded riprap dengan berat batu untuk lapisan&#13;
luar 400 600 kg/unit dan untuk lapisan dalam 100 150 kg/unit. Tebal lapisan luar&#13;
revetmen ialah 1,2 m dan tebal lapisan dalam 0,3 Biaya material untuk &#13;
pembangunan jetty dan revetmen ini diperkirakan sebesar Rp 15,795.087.000,00. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138525</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 17:47:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 17:47:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>