Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS SISTEM PENGEMBANGAN MEKANISASI PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG
Pengarang
Andria Syah Putra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051610146
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan mekanisasi pertanian diharapkan sebagai salah satu sarana dalam
modernisasi pertanian, memboangun pertanian tradisional menjadi pertanian modern.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebutuhan alat dan mesin
pertanian terhadap tingkat pengembangan mekanisasi pertanian, mengkaji potensi
tenaga pertanian secara keseluruhan, menghitung kebutuhan ALSINTAN, dan
memperoleh hasil pengembangan dan penerapan mekanisasi pertanian.
Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ; peta kabupaten, jumlah
penduduk, kapasitas kerja traktor untuk pengolahan tanah, kemampuan produksi tresher,
jumlah tenaga kerja disektor tanaman pangan, luas lahan, luas tanam dan luas panen.
Teknik pengumpulan data yaitu melalui proses pengarnbilan data sekunder ke Dinas
Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang, proses wawancara, pengisian kuisioner secara
acak dengan jumlah responden 28 orang, dan pengukuran kapasitas kerja traktor
dilapangan.Hubungan kebutuhan ALSINTAN terhadap tingkat pengembangan mekanisasi
pertanian di Kabupaten Aceh tamiang diantaranya; Kesiapan petani dalam menerima
teknologi, peranan produsen dan distributor dalam penyediaan ALSINTAN, lahan
pertanian yang tersedia, dan harus didukung oleh penghasilan petani yang memadai.
Traktor yang tersedia di Kabupaten Aceh Tamiang adalah traktor roda empat
sedang, traktor roda empat besar, traktor roda dua dengan alat bajak rotari dan traktor
roda dua dengan alat singkal dengan jumlah masing-masing 22 unit, I5 unit, 41 unit dan
165 unit. Hasil perhitungan kebutuhan traktor menurut jenis traktor dan alat pengolah
tanah yang digunakan adalah ; traktor roda empat sedang (6l unit), traktor roda empat
bcsar (21 unit), traktor roda dua dengan alat bajak rotani (202 unit), dan 803 traktor roda
dua dengan alat bajak singkal.Tresher yang tersedia di Kabupaten Aceh Tamiang adalah sejumlah 40 unit.
Hasil perhitungan kebutuhan tresher di Kabupaten Aceh Tamiang menunjukkan bahwa
kebutuhan tresher, adalah 335 unit. Trcsher yang tersedia di Kabupatcn Aceh Tamian g
paling banyak terdapat di Kecamatan Manyak Payed. Kecamatan yang paling banyak
membutuhkan tresher paling banyak juga di kecamatan Manyak Payed (74 unit), dan
Kecamatan Tamiang Hulu yang paling sedikit membutuhkan tresher (23 unit)
Berdasarkan perhitungan daya manusia yang bekerja dibidang pertanian di Aceh
Tamiang memiliki potensi tenaga pertanian yang sangat besar terdapat pada Kecamatan
Kejuruan Muda (483,896 kW) dan potcnsi tenaga pertanian yang paling kecil terdapat
di kecamatan Kuala Simpang (38,24 kW). Sedangkan perhitungan daya traktor yang
tersedia dibidang pengolahan tanah, total daya yang paling besar terdapat di Manyak
Payed (501,45 kW) dan total daya traktor yang paling rendah terdapat di kecamatan
Seruway (67,45 kW), sementara kecamatan Kota Kuala Simpang tidak tersedia daya
traktor sama sekali,
Tidak Tersedia Deskripsi
LAJU KONVERSI LAHAN PERTANIAN MENJADI BUKAN PERTANIAN SETELAH TAMIANG MENJADI KABUPATEN ACEH TAMIANG (NONI NOVRIANTI, 2022)
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN PERKEBUNAN KARET (STUDI KASUS ACEH TIMUR, ACEH TAMIANG DAN KOTA LANGSA) (Winda Maria Ulfa, 2022)
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MEKANISASI PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH BESAR. (Hasnanda Yahya, 2024)
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MEKANISASI PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH BESAR. (Hasnanda Yahya, 2024)
ZONASI AGROEKOLOGI KOMODITAS TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (Sabariah, 2025)