Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT JEPANG (ZOYSIA JAPONICA)
Pengarang
Yoessi Oktarini - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0704101010010
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Erosi tanah adalah suatu proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanal
atas, salah satu penyebab terjadinya adalah hujan. Tanaman penutup (vegetasi)
memiliki sifat melindungi tanah dari timpaan-timpaan keras titik-titik curah hujan
ke permukaan tanah, dan juga dapat memperbaiki susunan tanah dengan bantuan
akar-akarnya yang menyebar. Rumput jepang merupakan salah satu tanaman
penutup yang baik untuk melindungi permukaan tanah karena mempunyai
tanaman struktur akar yang kuat dan kerapatan akar besar. Penelitian ini bertujuan
untuk melihat pengaruh intensitas hujan dan kemiringan lereng terhadap erosi
pada lahan yang ditanami oleh rumput jepang (Zoysia japonica) sehingga
diperoleh gambaran dari perlakuan mana yang paling berpengaruh terhadap erosi.
Penelitian ini dilakukan di Desa Lamdingin Banda Aceh di dalam suatu ruangan
dengan menggunakan hujan buatan yang berasal dari alat rainfall simulator dan
petak-petak kecil sebagai lahan pengamatan terjadinya erosi. Variasi intensitas
hujan yang di uji pada percobaan ini sebesar (37,5; 50; 62.5) mm/5 menit dan
kemiringan lereng sebesar (0: I0; 20)°. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
kemiringan lereng paling berperan dalam memperbesar nilai erosi tanah
dibandingkan intensitas hujan. Dengan adanya pengaruh kemiringan lereng. besar
erosi pengukuran bertambah sebesar 2-3 kali lipat dari setiap tingkatan intensitas.
Sedangkan untuk pengaruh intensitas, besar erosi pengukuran bertambah sebesar
I-2 kali lipat dari setiap tingkatan kemiringan. Dengan perhitungan regresi linier
antara erosi, intensitas hujan dan kemiringan lereng diperoleh model erosi A =.
54,89 +1,16 I + 2,11 S, dari persamaan tersebut diketahui koefisien determinasi
sebesar 0,780 yang berarti bahwa pemodelan erosi tersebut baik untuk digunakan.
Untuk kalibrasi antara pengukuran erosi dan estimasi erosi dengan metode USLE
diperoleh koefisien pengelolaan tanaman (C) untuk rumput jepang sebesar 0.320
dengan koefisien determinasi sebesar 0,850, sehingga nilai C = 0,320 baik
digunakan untuk penutup lahan rumput jepang dengan karakteristik tanah yang
sama dengan percobaan ini.
Kata kunci : Erosi, Intensitas Hujan, Kemiringan Lereng, Rumput Jepang.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT JEPANG (ZOYSIA JAPONICA) (M.Ikhsan Sofyan, 2024)
KAJIAN PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT JEPANG (ZOYSIA JAPONICA) (Yoessi Oktarini, 2024)
PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT PEKING (AGROSTIS STOLONIFERA) (RIFKI MAULANA, 2022)
KAJIAN PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT SIRA (ZOYSIA MATRELLA) (Fitri Zaitun Nurnalisa, 2024)
KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Rika Arnita, 2024)