Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENENTUAN PANJANG GELOMBANG OPTIMUM DARI ABSORPSI SINAR NEAR INFRARED UNTUK PREDIKSI KUALITAS BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS L.)
Pengarang
Rainanur - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
04051060010060
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai gizi
dan ekonomis cukup tinggi. dalam taraf internasional kedudukannya dapat
disejajarkan dengan buah pisang dan anggur. Dari segi ekonomi, mutu dan kualitas
buah jeruk sangat mempengaruhi harga jual buah. Mutu dan kualitas buah tergantung
pada sifat fisik dan kimia buah. Pengukuran/pendugaan sifat kimia terutama kadar
vitamin C dan Total Padatan Terlarut (TPT) buah jeruk sccara analisis kimia agak
sulit dilakukan karena memerlukan persiapan sampel yang rumit, merusak sampel
dan menghabiskan waktu serta biaya yang cukup tinggi. Namun sekarang dcngan
adanya teknologi NIR spektroskopi yang bersifat non destruktif segala kerumitan
tersebut dapat tcratasi. Dcngan mcngaplikasikan data sckundcr dari absorpsi sinar
near infrared dari penelitian Munawar (2006), penelitian ini bertujuan untuk
menentukan panjang gelombang yang paling optimum dari absorpsi sinar near
infrared yang dapat digunakan untuk memprediksi kualitas buah jeruk, yaitu dari segi
kandungan total padatan terlarut dan kadar vitamin C-nya.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 50 buah jeruk varietas
jeruk siam (Citrus nobilis L.), dengan perincian 30 buah digunakan untuk tahap
kalibrasi sedangkan 20 buah lainnya digunakan untuk tahap validasi. Serta
digunakan pula data sckunder yang merupakan nilai absorpsi sinar near infrared pada
buah jeruk dari penelitian Munawar (2006) sebelumnya. Panjang gclombang yang
digunakan adalah pada kisaran 700 nm -2500 nm dan dipotong sehingga panjang
gelombang yang dianalisis hanya pada kisaran 900-1400 nm.
Penelitian di lakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai dengan
mencari data primer sebagai data referensi dari kadar vitamin C dan TPT buah jeruk.
Kadar vitamin C referensi diperoleh dari metode titrasi dengan larutan iod 0,01 N
secara analisis kimia, sedangkan kadar TPT referensi diperoleh dari hasil pengukuran
dengan menggunakan Refraktometer Abbe. Pada tahap kedua sebagian data referensi
dan data sekunder yang telah ada dimasukkan kedalam metode Stepwise untuk
mendapatkan pcrsamaan kalibrasi dan panjang gelombang optimumnya. Sedangkan
sisa data yang lainnya digunakan pada proses validasi untuk menguji keakuratan data
kalibrasi yang diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa penentuan panjang gelombang
optimum dari absorpsi sinar near Infrared untuk memprediksi kualitas buah jeruk
dengan menggunakan jenis atau varietas jcruk yang berbeda antara pada pengukuran
data spectra absorpsi sinar NIR dengan pada pengkuran data referensi menunjukkan
hasil yang kurang baik. Panjang gelombang absorpsi sinar NIR untuk menduga kadar
vitamin C (900 nm, 955 nm dan 1115 nm) dan kadar TPT (955 nm dan 1100 nm)
yang diperoleh belum bisa dikatakan valid dan optimal. Hal ini dapat dilihat dari
nilai R2, r dan Standar eror yang dihasilkan. Pada tahap kalibrasi diperoleh nilai R2,
r dan standar eror secara berturut-turut sebesar 0,688, 0,83 I dan 0, Il6 mg/ I00g untuk
kadar vitamin C dan 0,629, 0,793 dan 0,275 Brix untuk kadar TPT. Scdangkan pada
tahap validasi sebesar 0,167, 0,41 dan 0.263 mg/100g untuk kadar vitamin C dan
0,219, 0,468 dan 0,597 "Brix untuk kadar TPT. Sehingga untuk kedepannya
diperlukan sebuah penelitian lanjutan dengan menggunakan jenis/varietas jeruk yang
sama dan sebaiknya antara pengukuran spektrum NIRS dengan pengukuran data
referensi juga dilakukan dalam waktu yang bcrsamaan sehingga panjang gelombang
dan persamaan kalibrasi yang di dapat lebih valid dan optimal.
Tidak Tersedia Deskripsi
KALIBRASI TRANSMISI SINAR NEAR INFRARED UNTUK MENGUJI KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARUT DAN VITAMIN C BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS L.) SECARA NON DESTRUKTIF (Nurisna, 2024)
EFEKTIVITAS FUMIGAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS) SEBAGAI PESTISIDA NABATI PADA NYAMUK CULEX SP. (JAUHARATI NASSAF, 2020)
TEKNOLOGI NEAR INFRARED REFLECTANCE SPECTROSCOPY UNTUK PREDIKSI CEPAT PERUBAHAN TOTAL PADATAN TERLARUT JERUK SIAM SELAMA PENYIMPANAN (NORA NUR ARISKA, 2018)
HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK 7 SPESIES JERUK DI DATARAN TINGGI BENER MERIAH (Aulia Agustina, 2017)
UJI DAYA LARVASIDA EKSTRAK METANOL KULIT JERUK KEPROK (CITRUS NOBILIS LOUR) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI INSTAR IV (Aldilla rizky, 2023)