<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138425">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA DAN KONSUMSI ENERGI PENGERING SURYA HIBRID UNTUK PENGERINGAN MANISAN PALA KERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Purnama Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manisan pain adalah produk andalan yang dihasilkan dari buah pala. Untuk &#13;
menghasilkan manisan pala yang berkualitas bagus, maka perlu penanganan &#13;
pascapanen yang benar salah satunya adalah pengeringan. Berdasarkan survey &#13;
lapangan diketahui bahwa selama ini pengeringan manisan pala yang dilakukan &#13;
masyarakat masih menggunakan metode penjemuran, namun sistem pengeringan&#13;
tersebut dirasa kurang efektif dari segi waktu dan kapas itas pengeringan. Penggunaan&#13;
alat pengering diharapkan dapat mengatasi permasalahan pengeringan secara&#13;
penjemuran. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kinerja alat&#13;
pengering dan konsumsi energi, serta mengkaji mutu manisan pala kering. &#13;
            Alat pengering surya hibrid adalah alat pengering efek rumah kaca yang&#13;
dimodifikasi dengan penambahan kipas dan bahan bakar gas. Pengeringan dilakukan &#13;
pada siang hari dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. Penelitian&#13;
dilakukan sebanyak dua kali yang selanjutnyn disebut pengeringan I (dengan bahan&#13;
36 kg manisan pala) dan pengeringan II (dengan bahan 25 kg manisan pala). &#13;
Parameter penelitian meliputi : iradiasi surya, distribusi suhu, distribusi kelcmbaban&#13;
relatif (RH), kecepatan udara, konsumsi energi, kadar air manisan pala, uji&#13;
organoleptik manisan pala).&#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata irradiasi surya yang diterima&#13;
pada pengeringan I adalah 366,15 W/m' dan pada pengeringan II sebesar 318,61&#13;
W/m'. Waktu yang dibutuhkan untuk pengerin gan I (23 jam) lebih lama&#13;
daripada waktu yang dibutuhkan untuk pcngeringan II (13 jam). Sedangkan suhu rata-rata &#13;
pada pcngcringan II (43,5&quot;C) adalah lebih tinggi dari suhu rata-rata pengeringan I&#13;
(38,5&quot;C). Kecepatan udara rata-r ata yang diperoleh dalam ruang pengering I dan II &#13;
adalah (0,2 m/s) lebih rendah dibandingkan dengan lingkungan (&gt; 0,5 m/s) Pada &#13;
pcngcringan I, RH rata-rata pada ventilasi (55,5 %) lebih rendah dari kelembaban &#13;
relatif lingkungan (76,7%). Pada pengeringan II, RH pada ventilasi (58,5%) lebih &#13;
rendah dibandingkan dengan lingkungan (68,1%). Kapasitas alat pada pengeringan &#13;
I &#13;
sebanyak 1,5 kg/jam dan pada pcngeringan II adalah 1,9 kg/jam. Konsumsi energi&#13;
pengeringan I lebih besar (48,34 Ml) dibandingkan dengan konsumsi pengeringan II&#13;
(23,69 MJ). Efisiensi yang didapatkan pengering surya hibrid pada pcngeringan 1 &#13;
adalah 3,2 %, dan pengeringan II sebcsar 3,8 %. Faktor utama yang mempengaruhi&#13;
lamanya pengeringan adalah kadar air awal manisan pala kering pada pengeringan &#13;
I (63,73%) lebih bcsa r daripada pengeringan II (49,56%). Pengeringan manisan pala &#13;
pada pengeringan I dan TI dikontrol sampai kadar air  berada di bawah 20%. Dari uji&#13;
organoleptik diketahui bahwa pengeringan manisan pala dengan matahari lebih&#13;
bagus warnanya dari pengeringan surya hibrid, begitupun dengan aromanya dan &#13;
rasa  rata-rata khas manisan pala.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTMEG</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRYING PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138425</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 12:00:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 15:15:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>