<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138415">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN HABITAT BADAK SUMATERA (DICHERORHINUS SUMATRENSIS FISCHER 1814) DENGAN PEMODELAN MAXIMUM ENTROPY DI HUTAN BAKONGAN – BENGKUNG, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilham Ananda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA Biologi S2</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian Analisis Kesesuaian Habitat Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dengan Pemodelan Maximum Entropy di Hutan Bakongan – Bengkung, Kawasan Ekosistem Leuser telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel habitat yang mempengaruhi potensial habitat badak sumatera di lokasi penelitian, mengetahui luas habitat yang potensial untuk badak sumatera di lokasi penelitian dan mengetahui kondisi habitat yang potensial untuk badak sumatera di lokasi penelitian. Pengambilan data lapangan meliputi temuan badak sumatera dan aktivitas manusia dilakukan pada bulan Agustus 2021 – Agustus 2023 dengan melakukan observasi dan penelusuran ke lokasi/jalur yang diduga lintasan badak sumatera serta menelusuri tanda – tanda bekas temuan sekunder yang ditinggalkan. Pemodelan potensial habitat badak sumatera dilakukan dengan perangkat Maximum Entropy (MaxEnt). Variabel habitat yang digunakan meliputi jarak dari jalan, jarak dari aktivitas manusia, NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), estimasi kepadatan sungai, elevasi dan slope. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel habitat paling berpengaruh terhadap model potensial habitat badak sumatera yaitu elevasi dengan kontribusi 44,5%, jarak dari aktivitas manusia dengan kontribusi 24,3% dan kemiringan lereng dengan kontribusi 12,1%. Luas habitat potensial badak sumatera di kawasan Hutan Bakongan – Bengkung yaitu 23,919.91 Ha atau 32 % dari luas total.  &#13;
&#13;
Kata kunci: Kawasan Ekosistem Leuser, badak sumatera, pemodelan disribusi spesies</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138415</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 11:44:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 11:48:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>