<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138303">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS JALUR SIRKULASI PEJALAN KAKI DI KAWASAN TAMAN BERSEJARAH KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSRIL ANANTA BALSA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh dalam sejarahnya dikenal dengan sebutan kota budaya, salah satunya dikarenakan kota ini merupakan tempat kedudukan pusat kerajaan Aceh. Ibu Kota Provinsi Aceh ini menjadi salah satu kawasan yang memiliki ragam objek wisata yang menjadi ikon kota Banda Aceh meliputi Taman Sari Gunongan, Taman Putroe Phang dan Taman Wisata Hutan Kota.Taman bersejarah semakin dilirik oleh warga kota sebagai salah satu ruang publik untuk berkumpul dan melakukan berbagai macam aktivitas serta interaksi sosial. Permasalahan yang terjadi adalah terpisahnya ketiga kawasan taman bersejarah oleh jalan raya, sehingga pejalan kaki merasa kesulitan untuk berpindah lokasi dari kawasan satu taman ke kawasan taman yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jalur sirkulasi pejalan kaki di ketiga taman tersebut guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung serta memperbaiki fungsi dan daya tarik kawasan taman bersejarah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif meliputi observasi lapangan, wawancara, dan studi pustaka untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Putroe Phang dan Taman Sari Gunongan mengalami perubahan signifikan dari deskripsi yang terdapat dalam kitab Bustanussalatin, dengan lokasi komponen taman yang terpisah, Taman Wisata Hutan Kota kini hanya sebagai pajangan dengan bangunan Central Telephon yang terbengkalai. Kondisi jalur pejalan kaki di ketiga taman relatif baik, namun jalur luar taman mengalami kerusakan dan kekurangan infrastruktur seperti jalur penyeberangan dan rambu yang mengganggu aksesibilitas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138303</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 17:41:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 22:32:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>