<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138253">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GERBANG TOL SIBANCEH TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN DI BAITUSSALAM, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAZA YULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FT Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu infrastruktur yang mampu mendorong pertumbuhan pusat perekonomian baru adalah pembangunan jalan tol. Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli (SIBANCEH), salah satunya yaitu ruas Kuta Baro-Baitussalam yang diresmikan pada tanggal 13 September 2023. Gerbang tol Baitussalam merupakan bagian dari ruas Kuta Baro-Baitussalam yang termasuk kedalam seksi 6. Pembangunan jalan tol ini tidak hanya mengubah lanskap fisik, tetapi juga mempenngaruhi kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di sekitar area gerbang tol. Masyarakat di radius 1 km dari gerbang tol, terutama di desa-desa seperti Kajhu, Cot Paya, Lampineung, Klieng Cot Aron, Klieng Meuria, dan Lambada Lhok, merasakan pengaruh langsung dari keberadaan tol ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keberadaan gerbang tol Baitussalam memengaruhi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik analisis skoring untuk memahami persepsi masyarakat, observasi lapangan untuk mengamati kondisi aktual, serta wawancara mendalam guna mendapatkan informasi yang lebih terperinci. Selanjutnya uji validitas dan reliabilitas memastikan kualitas kuesioner yang digunakan, sementara uji non-parametrik diterapkan untuk mengukur pengaruh pada pendapatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan gerbang tol Baitussalam memiliki pengaruh signifikan terhadap masyarakat setempat, dengan tujuh indikator utama yang teridentifikasi. Dari aspek sosial, dampak meliputi kepadatan lalu lintas, penurunan interaksi sosial, dan peningkatan jumlah pendatang. Dari aspek ekonomi, terdapat peluang usaha baru dan peningkatan pendapatan. Sementara itu, dari aspek lingkungan, terjadi peningkatan polusi udara dan kebisingan. Dengan demikian, keberadaan gerbang tol Baitussalam membawa dampak yang beragam dan kompleks, mencerminkan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat di sekitar area gerbang tol Baitussalam.&#13;
&#13;
Kata kunci: Gerbang tol, sosial, ekonomi, lingkungan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 16:12:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 16:44:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>