<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138219">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PERTUMBUHAN KEAUSAN TEPI PAHAT KARBIDA PADA PROSES  BUBUT BAJA KARBON S 45 C</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Syaukani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keausan adalah interaksi yang terjadi antara pahat dan benda kerja dimana benda&#13;
kerja terpotong sedangkan pahat mengalami gesekan, akibat gesekan ini maka akan &#13;
tcrjadi keausan. Penelitian ini untuk menganalisa kausan tepi pahat dengan&#13;
memvariasikan kecepatan potong dan kedalaman potong tanpa menggunakan&#13;
pendingin. Benda kerja yang digunakan adalah baja karbon sedang S45C berbentuk&#13;
poros dengan diameter 30 mm dan panjang 120 mm scbanyak 25 buah, mata pahat&#13;
karbida 25 buah. Proses pembubutan menggunakan mesin bubut PINDAD Type PL &#13;
1250 dengan kedalaman potong bervariasi yaitu (0.3, 0.5, 1, 1.5 dan 2) mm, gerak&#13;
makan  0.2 mm/r dan variasi keccpatan potong (90, 100, 120, 130, 150) m/min. Nilai &#13;
keausan terendah terjadi pada kecepatan potong 150 m/min dan kedalaman potong 0.J&#13;
mm sebesar 0.18 m, dan nilai keausan tertinggi terjadi pada kecepatan potong 90&#13;
m/min dan kedalaman potong 2 mm scbesar 0.63 m. Dari hasil pengukuran bahwa&#13;
kecepatan dan kedalaman potong akan mempengaruhi keausan pahat. Tampak jelas&#13;
bahwa semakin tinggi kecepatan potong, semakin rendah terjadi keausan tepi pahat&#13;
dan semakin bertambahnya kedalaman potong maka semakin tinggi pula terjadinya&#13;
keausan tepi pahat. &#13;
&#13;
Kata Kunci   : Kecepatan Potong, Kedalaman Potong, Keausan Tepi pahat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138219</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:21:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:36:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>