Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ATSIRI BAWANG PUTIH (4LLIUM SATIVUM LINN) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHANRNSALMONELLA ENTERITIDIS SECARA IN VITRO
Pengarang
Rouli Kesumawardhani RM - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0707101010005
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ekstrak bawang putih telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan
mikroorganisme penyebab diare. Salmonella entritidis merupakan salah satu
bakteri penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
minyak atsiri bawang putih (Allium sativum L) dalam menghambat pertumbuhan
Salmonella enteritidis secara invitro. Jenis penelitian ini eksperimen labolatorium,
pola non-faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) dibagi dalam S kelompok (3
kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol). Masing-masing kelompok diulang
sebanyak 7 kali. Kelompok perlakuan terdiri dari minyak atsiri bawang putih
dengan konsentrasi 1%, 5% dan 10%, kontrol positif yang digunakan adalah
kloramfenikol dan kontrol negatif yang digunakan adalah akuades+Tween 80. Uji
antibak.teri dilakukan dengan metode difusi. Minyak atsiri bawang putih diperoleh
dengan destilasi uap kemudian dilakukan uji fitokimia. Data dianalisis
menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil uji
fitokimia menunjukkan bahwa minyak atsiri bawang putih mengandung senyawa
alkaloid, terpenoid, saponin dan steroid. Uji antibakterial dengan menggunakan
konsentrasi 1%, 5%, dan I 0% menunjukkan rata-rata diameter zona ham bat
berturut-turut adalah 8,1 mm, 11,7 mm, dan 15,9 mm. Hasil uji ANOVA 1% dan
uji lanjut Duncan diperoleh bahwa minyak atsiri bawang putih dengan konsentrasi
1%, 5% dan I 0% menunjukkan perbedaan yang sangat nyata dalam menghambat
pertumbuhan Salmonella enteritidis dibanding kontrol. Berdasarkan basil di atas
dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konscntrasi minyak atsiri semakin besar
diameter zona hambat yang terbentuk.
Kata kunci : Allium sativum Linn, Salmonella enteritidis, Minyak atsiri
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MINYAK ATSIRI BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI L. INSTAR III (FAISAL SETIAWAN, 2013)
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL MINYAK ATSIRI BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN.) TERHADAP CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (Nurul Akhrima, 2023)
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI AMOKSISILIN DAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP ENTEROCOCCUS FAECALIS SECARA IN VITRO (Theodora Tri Agustina Simbolon, 2023)
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN ETANOL BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO (MELISA PUTRI WANDILA, 2022)
DAYA HAMBAT EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L) TERHADAP PERTUMBUHAN ASPERGILLUS SP. SECARA IN VITRO (FITRIA LASISKA, 2014)