<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138211">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  VARIASI PENDINGINAN TERHADAP KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES BUBUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Helmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses pemotongan logam merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengubah bentuk suatu &#13;
produk dari logam dengan cara memotong. Dalam penelitian ini digunakan mesin bubut untuk &#13;
pemotong baja karbon sedang. Pembubutan dilakukan tanpa cairan pendingin, pendingin &#13;
konvensional (biasa), dan High Pressure Coolant (HPC). Kedalaman potong yang digunakan dalam &#13;
penelitian ini adalah 0,5 (mm), 0,7 (mm), 1 (mm), 1,5 (mm), 1,7 (mm), 2 (mm) dan pahat yang&#13;
digunakan adalah pahat HSS dengan sudut potong 85&quot; sebanyak 18 buah. Untuk mengetahui &#13;
mekanisme pertumbuhan keausan mata pahat dilakukan pengujian dengan kondisi tanpa cairan&#13;
pendingin, pendingin konvensional, dan HPC. Dengan pemotongan f 0,5 (mm/r ) serta kecepatan&#13;
putaran spindel  = n = 495 (rpm). Hasil dari pengujian dilihat dan diukur dengan menggunakan&#13;
Measuring Microscope. Dari hasil bubut dengan memvariasikan kedalaman potong dan kondisi&#13;
pendingin maka diperoleh harga keausan pahat terkecil terjadi pada kedalaman potong 0,5 mm&#13;
dengan kondisi pendingin HPC yaitu 0,06 mm dan terbesar pada kedalam potong 2 mm dengan&#13;
kondisi tanpa pendingin yaitu 4,46 mm &#13;
&#13;
Kata kunci  :   Bubut, Keausan mata pahat, HPC.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138211</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:08:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:40:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>