ANALISIS KINERJA JARINGAN SERAT OPTIK UNTUK LINK BANDA ACEH CENTRUM-STO LAMBARO-STO SEULIMUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA JARINGAN SERAT OPTIK UNTUK LINK BANDA ACEH CENTRUM-STO LAMBARO-STO SEULIMUM


Pengarang

Heri Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704105020068

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.382 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jaringan serat optik Banda Aceh Centrum (BNAC) - STO Lambaro -­
STO Seulimum menggunakan media transmisi serat optik jenis Single Mode Low
Water Type Duct atau dikenal dengan kode SM G.652 D, konektor NTT-FC
dengan rugi-rugi sisipan 0,15 dB -0,8 dB dan redarnan 0,05 dB - 0,5 dB serta
rnernbutuhkan penyarnbungan serat optik karena jarak antar STO lebih besar
dari panjang rnaksirnal kabel serat optik yang diproduksi (>2 km). Kualitas sarnbungan
mempunyai redaman maksimum rata-rata 0,2 dB. Parameter kinerja jaringan serat
optik yang dihitung adalah power budget dan rise time budget pada jaringan serat
link optik BNAC -STO Lambaro - STO Seulimum sebagai jaringan yang
dianalisa. Dari basil perhitungan diperoleh margin sebagai batas selisih daya
pernancar dan penerirna dikurangi dengan jumlah rugi-rugi, pada link
BNAC STO Lambaro sebesar 19,904 dB, BNAC -STO Seulimum sebesar 0,742 dB, dan
pada STO Lambaro - STO Seulirnum sebesar 5,565 dB, ketiga link mempunyai
nilai margin lebih besar dari nilai syarat ketersediaan daya di penerima
(M> 1 dB). Ini berarti ketersediaan daya pada setiap penerirna cukup baik. Pada
perhitungan rise time budget yang diperoleh pada link terjauh yaitu pada link
BNAC -STO Seulirnum (48 km) adalah sebesar 0,491 ns, nilai ini lebih rendah
dari batas toleransi rise time yang diperbolehkan pada penyaluran sinyal dengan
format pengkodeaan Non Return Zero (NRZ) yaitu 1,125 ns. Berdasarkan
perhitungan kedua parameter kinerja jaringan serat optik, maka dapat dinyatakan
bahwa kinerja jaringan serat optik link BNAC -STO Lambaro - STO Seulimum adalah baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK