<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138177">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI CEMARAN MIKROPLASTIK PADA AIR DAN SEDIMEN DI DANAU LAUT TAWAR TAKENGON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bobby M. Agam Wijaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Pasca Sarjana Pengelolaan Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan manusia karena sifatnya yang plastisitas, ringan, murah dan tidak mudah rusak. Produksi plastik di Indonesia meningkat 20 kali lipat, dan diprediksikan akan memburuk sampai tahun 2050. Hanya 14% dari limbah plastik yang berhasil didaur ulang, sementara sisanya dibakar, ditimbun dan dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, jenis serta penghilangan mikroplastik yang terdapat di Danau Laut Tawar Takengon menggunakan teknologi pengolahan kombinasi filtrasi dan adsorpsi yaitu tangki filter-adsoben zeolit, silika dan karbon aktiv. Sampling dilakukan di Danau Laut Tawar yang terdapat lima titik, Pantai Menye, Pedemun, Penalum, One-one dan Toweren. Sampel yang dianalisis adalah air dan sedimen danau. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan didapatkan lima jenis mikroplastik pada air dan sedimen di Danau Laut Tawar Takengon yang berbentuk fiber, fragment, film, foam dan pellet. Kelimpahan mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada air berturut-turut adalah One-One sebanyak 25,2 mg/L, Pantai Menye sebanyak 24 mg/L, Pedemun sebanyak 22 mg/L, Penalum sebanyak 13,2 mg/L dan Toweren sebanyak 10,2 mg/L. Mikroplastik yang ditemukan pada sedimen danau berturut-turut adalah Pantai Menye sebanyak 17,3 mg/L, Toweren 15,8 mg/L, One-one sebanyak 15,75 mg/L, Pedemun sebanyak 15,5 mg/L dan Penalum sebanyak 6,3 mg/L. Jenis mikroplastik yang terdapat pada air dan danau sedimen di Danau Laut Tawar yaitu Polistirena, Polietilena, Nilon dan Polipropilena. Setelah didapatkan data kelimpahan, langkah selanjutnya merejeksi mikroplastik, Nilai Rejeksi mikroplastik dari sampel air danau setelah melalui proses filtrasi-adsorpsi menggunakan Zeolit, Silika dan Karbon Aktiv berturut-turut adalah 86.88%, 86.54% dan 79.76%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE TECHNOLOGY - PLASTICS</topic>
 </subject>
 <classification>668.419 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 14:05:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:08:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>