<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138161">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI PADA HUTAN LINDUNG DESA PUCOK, KECAMATAN GEUMPANG, KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABILA KHANSA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FP Kehutanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Vegetasi adalah kumpulan berbagai jenis tumbuhan yang membentuk suatu kesatuan&#13;
di mana individu-individunya saling bergantung dan hidup bersama di suatu tempat. Dalam&#13;
mekanisme simbiosis ini, terdapat interaksi yang erat antara individu-individu penyusun&#13;
vegetasi serta organisme lain, sehingga menciptakan sistem pertumbuhan yang dinamis&#13;
(Marsono, 1977). Analisis vegetasi bertujuan untuk menghasilkan identifikasi yang&#13;
komprehensif mengenai distribusi tanaman dan tumbuhan serta hubungan antar vegetasi.&#13;
Hutan Lindung Desa Pucok dipilih sebagai lokasi penelitian karena, menurut studi yang&#13;
dilakukan oleh Vania (2021) dan Putra (2019), program transmigrasi yang dilaksanakan oleh&#13;
Presiden RI kedua mengalihkan masyarakat dari luar Pulau Sumatra ke perbatasan hutan&#13;
lindung Desa Pucok, yang kemudian memicu aktivitas sosial ekonomi di wilayah tersebut.&#13;
Data dan informasi mengenai kekayaan sumber daya hayati, terutama keanekaragaman dan&#13;
potensi tumbuhan di kawasan tersebut, masih sangat terbatas atau bahkan belum tersedia.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis vegetasi pada berbagai tingkat&#13;
pertumbuhan serta mengetahui indeks nilai penting, indeks keanekaragaman, dan indeks&#13;
kemerataan.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Lindung Desa Pucok, Kecamatan Geumpang,&#13;
Kabupaten Pidie, dengan pengambilan data dilakukan dari bulan Maret hingga Juli 2024.&#13;
Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah plot pengamatan&#13;
sebanyak 30 petak. Luas petak contoh bervariasi, untuk tingkat pohon adalah 20m x 20m,&#13;
tingkat tiang 10m x 10m, tingkat pancang 5m x 5m, dan tingkat semai 2m x 2m. Data yang&#13;
dikumpulkan mencakup jumlah individu setiap jenis serta diameter pancang, tiang, dan&#13;
pohon. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dengan menggunakan Indeks Nilai Penting&#13;
(INP), Indeks Keanekaragaman (H’), dan Indeks Kemerataan (E).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 48 jenis tumbuhan yang termasuk&#13;
dalam 28 famili, dengan total 840 individu. Dari 48 jenis spesies tersebut, mentarek&#13;
(Lithocarpus sp.) memiliki nilai penting tertinggi pada tingkat pohon, dengan Indeks Nilai&#13;
Penting (INP) mencapai 57,64%. Pada tingkat tiang dan pancang, jenis rasi (Ficus hispida)&#13;
memiliki INP tertinggi yaitu 47,25%. Dan pada tingkat pancang sebesar 58,53%. INP&#13;
tertinggi pada tingkat semai ditemukan pada pakis (Dryopteris marginalis L.) dengan INP&#13;
sebesar 76,43%. Nilai Indeks Keanekaragaman (H’) tertinggi terdapat pada tingkat pancang,&#13;
yakni 2,98, diikuti oleh tingkat tiang dengan nilai 2,95, dan pohon dengan nilai 2,90.&#13;
Kemerataan tertinggi ditemukan pada tingkat tiang dengan nilai 0,92, diikuti oleh tingkat&#13;
pancang yang mencapai 0,86, tingkat pohon dengan nilai 0,84, dan tingkat semai dengan&#13;
nilai 0,70. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat tiang memiliki kemerataan jenis paling&#13;
tinggi dalam komunitas tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOREST LANDS</topic>
 </subject>
 <classification>333.75</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 13:12:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 14:59:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>