<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138137">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN DAN PENJADWALAN DISTRIBUSI PRODUK BAKPIA MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>A.H SABANG)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Kamilia Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>UKM A.H Sabang merupakan suatu unit usaha yang memproduksi jenis produk olahan bakpia, dimana produk bakpia menjadi salah satu oleh-oleh khas Aceh yang banyak diminati oleh wisatawan. UKM A.H Sabang telah melakukan distribusi produk di beberapa wilayah diantaranya adalah Banda Aceh, Saree dan Subulussalam. Permasalahan yang terjadi pada UKM A.H Sabang adalah jumlah persediaan yang mengalami overstock dan stockout, dimana peningkatan jumlah permintaan pada wilayah-wilayah distribusi tidak dapat terpenuhi karena kurangnya persediaan. Jumlah permintaan juga dapat mengalami penurunan sehingga persediaan produk mengalami penumpukan di gudang. Proses distribusi juga mengalami permasalahan terhadap waktu pengiriman dan jumlah yang perlu dikirimkan. Penerapan metode Distribution Requirement Planning (DRP) dapat membantu perusahaan dalam merencanakan penjadwalan aktivitas distribusi dengan mengoptimalkan jumlah pengiriman dan biaya distribusi. Hasil penelitian menunjukkan penjadwalan distribusi produk untuk wilayah Banda Aceh, Saree, dan Subulussalam periode Januari hingga Maret 2024. Penentuan jumlah lot size dilakukan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada outlet Banda Aceh untuk bakpia original sebesar 698 kotak, bakpia pandan sebesar 658 kotak, dan bakpia cokelat sebesar 571 kotak. Pada outlet Saree, jumlah lot size untuk bakpia original sebesar 494 kotak, bakpia pandan sebesar 459 kotak, dan bakpia cokelat sebesar 398 kotak. Sedangkan pada outlet Subulussalam memiliki jumlah lot size untuk bakpia original sebesar 471 kotak, bakpia pandan sebesar 441 kotak, dan bakpia cokelat sebesar 396 kotak.  Perhitungan terhadap total biaya distribusi dengan metode DRP untuk bakpia original, bakpia pandan, dan bakpia cokelat, pada outlet Banda Aceh sebesar Rp 4.560.000, pada outlet Saree sebesar Rp.3.960.000, sedangkan outlet Subulussalam sebesar Rp.10.560.000.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 11:58:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 12:27:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>