<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138097">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI CENDAWAN ENDOFIT ASAL AKAR TANAMAN KOPI SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI PENYAKIT AKAR PUTIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indah Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Proteksi Tanaman</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika (Coffea arabica L.) termasuk dalam Ordo: Gentianales; Famili: Rubiaceae; Genus: Coffea.  Ada tiga jenis kopi yang sering diproduksi di Indonesia yaitu, robusta, arabika sekitar, liberika. Salah satu faktor penurunan produktivitas kopi adalah serangan jamur akar putih pada tanaman kopi arabika yang mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil. Salah satu pengendalian alternatif adalah dengan memanfaatkan cendawan endofit sebagai agens pengendali hayati.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi cendawan endofit pada akar kopi dan menguji potensi cendawan endofit tersebut terhadap penyakit akar putih asal tanaman kopi in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, sejak bulan Januari sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Data hasil pengamatan persentase daya hambat cendawan endofit dianalisis dengan ragam (ANOVA). Parameter yang diamati meliputi karakteristik cendawan secara makrokopis dan mikrokopis, dan persentase daya hambat. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan, tahap pertama isolasi cendawan endofit dan patogen. Tahap kedua karakterisasi cendawan endofit dan cendawan patogen. Tahap ketiga uji dual culture in vitro antara isolat cendawan endofit dengan isolat patogen&#13;
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 isolat endofit yang berhasil diisolasi  yaitu EK1, EK2, EK3, EK4, EK5, EK6, EK7, EK8, EK9, EK10, dan EK11. Hasil dari seleksi endofit dengan uji patogenisitas dijumpai 7 isolat cendawan endofit non patogen yaitu EK1, EK2, EK3, EK4, EK7, EK8, EK9, dan EK10. Hasil karakterisasi dan identifikasi cendawan endofit berdasarkan buku Barnet and Hunter diperoleh 7 spesies yang berbeda yaitu Trichoderma sp. (EK2), Aspergillus sp (EK1), Trichoderma sp. (EK3), Lasiodiplodia sp. (EK7), Trichoderma sp. (EK9), Penicillium sp. (EK4), Aspergillus sp. (EK10). Daya hambat cendawan endofit tertinggi adalah Aspergillus sp. (EK10) sebesar 82,88 % dan daya hambat cendawan endofit terendah adalah Aspergillus sp. (EK1) sebesar 38,45%. Dari 7 cendawan endofit tersebut terdapat 3 isolat yang memiliki daya hambat yang tinggi dengan daya hambat diatas 50% yaitu Penicillium sp. (EK4) sebesar 65,55%, Lasiodiplodia sp. (EK7) sebesar 65,55%, dan Aspergillus sp. (EK10) sebesar 82,88 %.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138097</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 11:09:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 11:22:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>