<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138049">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI PERSUASIF RUMOH GIZIRNGAMPONG (RGG) GAMPONG JAWA BANDA ACEH DALAM MENGURANGI ANGKARNSTUNTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAFISATUN NISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gampong Jawa merupakan gampong yang memiliki angka stunting tertinggi&#13;
dibandingkan 22 gampong lainnya di Banda Aceh dengan anak stunting 38 orang.&#13;
Salah satu upaya pemerintah Aceh dalam menurunkan angka stunting adalahdengan&#13;
program Rumoh Gizi Gampong (RGG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
bagaimana komunikasi persuasif RGG Gampong Jawa Banda Aceh dalam&#13;
mengurangi angka stunting. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori&#13;
perencanaan yang dikemukakan oleh Charles Berger (1997) yang menjelaskan&#13;
proses individu atau organisasi merancang perilaku komunikasi. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara semi&#13;
terstruktur dengan delapan informan yaitu satu informan tenaga pelaksana gizi&#13;
gampong, empat informan dari tim RGG Gampong Jawa, dan tiga informan ibu dari&#13;
anak yang mengalami stunting. Peneliti juga melakukan observasi non-partisipan,&#13;
dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RGG telah melakukan&#13;
komunikasi persuasif secara langsung melalui program untuk mengurangi angka&#13;
stunting dan melakukan komunikasi persuasif secara tidak langsung dengan&#13;
menggunakan media sosial snack video yang berisikan konten mengenai stunting.&#13;
Namun komunikasi persuasif yang dilakukan RGG kurang efektif karena&#13;
kurangnya perencanaan komunikasi RGG dalam menentukan persuadee, pesan,&#13;
saluran, dan umpan balik. Kurangnya perencanaan komunikasi oleh RGG&#13;
menyebabkan hambatan dalam penyampaian pesan, sehingga pesan tidak diterima&#13;
oleh persuadee.&#13;
Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, Rumoh Gizi Gampong, Stunting</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138049</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 09:55:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 10:21:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>