<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138037">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EL-NINO TERHADAP SUHU LAUT DI PERAIRAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akmal Rafif Fadillah Ritonga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>El-Nino adalah fenomena iklim yang mengakibatkan perubahan cuaca secara global yang menyebabkan memanasnya suhu permukaan air laut pasifik bagian timur, perairan Aceh terletak diantara Samudra Hindia dan Selat Malaka yang berada di sebelah ujung barat pulau sumatera, sehinga memiliki potensi untuk diteliti saat fenomena El-Nino berlangsung apakah memiliki pengaruh terhadap perairan Aceh.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis suhu selama periode El-Nino dan lapisan suhu permukaan laut di perairan Aceh dari tahun 1980 sampai 2022. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2023 pada wilayah di perairan Aceh. Metode penelitian menggunakan data indeks El-Nino atau Ocean Nino Index (ONI) dan Suhu Permukaan laut dengan menggunakan Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) dengan data batimetri National Oceanographic Data Center dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NODC NOAA), validasi dilakukan dengan data in-situ Copernicus Climate Change Service. Penelitian ini menghasilkan analisis temporal dan spasial, analisis statistik dengan metode korelasi dan regresi liner. Hasil analisis korelasi pada saat fenomena ekstrim El-Nino dan suhu permukaan laut dengan koefisien korelasi sebesar 0,51768 yang menunjukkan adanya pengaruh El-Nino ekstrim dengan kenaikan suhu permukaan laut di perairan Aceh. Hasil regresi linier dengan koefisien regresi sebesar 0,0191 yang menunjukkan sedikit pengaruh Nino index dan suhu permukaan laut selama 42 tahun. &#13;
Kata Kunci: El-Nino, Nino index, suhu permukaan laut, Perairan Aceh, Analisis temporal, Analisis spasial, Korelasi, regersi linier</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 09:45:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 11:09:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>