Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KELEMBABAN DAN PENGGUNAAN FUNGISIDA BENLATE TERHADAP VIABILITAS SIMPAN BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Pengarang
Riza Citra Rizmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051111560
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RIZA CITRA RIZMI "PENGARUH KELEMBABAN DAN PENGGUNAAN
FUNGISIDA BENLATE TERHADAP VIABILITAS SIMPAN BENIH
KAKAO (Theobroma cacao L.)", (dibawah bimbingan Sabaruddin sebagai ketua
dan Abd. Gani Nurdin sebagai anggota)
Benih kakao termasuk kedalam benih rekalsitran karena sangat peka
terhadap pengeringan, mengalami kemunduran pada kadar air yang diturunkan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana viabilitas
simpan benih kakao dapat dipertahankan dengan menggunakan sistem
kelembaban serta penggunaan fungisida Benlate selama penyimpanan yang
dimulai dari bulan Juli sampai Oktober 2004.
Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) p0la
faktorial 2 x 4 dengan tiga ulangan. Faktor yang diteliti yaitu faktor kelembaban
(dilembabkan dan tanpa dilembabkan) dan faktor fungisida (0%, 0,15%. 0,3% dan
0,45%). Adapun peubah yang diamati adalah viabilitas potensial dengan tolok
ukur potensi tumbuh dan daya berkecambah serta vigor kekuatan tumbuh dengan
tolok ukur kacepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor kecambah dan uji Ts
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kelembaban, berpengaruh
sangat nyata terhadap viabilitas benih kakao setelah disimpan selama 20 hari
dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 71.67%, daya berkecambah 58%, kecepatan
tumbuh 4%/ermal, keserempakan tumbuh 43,67%, vigor kecambah 27,42% dan
uji Ts hari ke 10,40 dengan perlakuan dilembabkan. Untuk faktor fungisida,
konsentrasi 0,45% mampu mempertahankan viabilitas benih kakao setelah
disimpan selama 20 hari dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 9133%, daya
berkecambah 64,67%, kecepatan tumbuh 4,81%/etmal, keserempakan tumbul
"
.> 52%. vigor kecambah 36,17% dan uji Ts pada hari ke 10,61. Terdapat interaksi
yang sangat nyata antara faktor kelembaban, dilembabkan dengan penggunaan
fungisida 0,45% terhadap viabilitas benih kakao setelah disimpan selama 20 hari
dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 98.67%, daya berkecambah 86,67%
kecepatan tumbuh 6,26%letmal, keserempakan tumbuh 69,33%, vigor kecambah
48.33% dan uji T50 pada hari ke 14,56.
Tidak Tersedia Deskripsi
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (LHEOBROMA CACAO L) AKIBAT PENGGUNAAN FUNGISIDA BENLATE DAN MEDIA PENGEPAKAN DENGAN KELEMBABAN TINGGI SETELAH PENYIMPANAN (Ninik Erlina, 2024)
DAYA SIMPAN BENIH KAKAO (TEOBROMA CACAO L.) AKIBAT PENGGUNAAN FUNGLSLDA BENLATE DALAM KONDLSL TEMPERATUR SIMPAN YANG BERBEDA PADA KELEMBABAN TINGGI (Nuril Agusti, 2024)
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA BEBERAPA TARAF KADAR AIR DAN LAMA PERIODE SIMPAN (Saiful Bahri, 2019)
PENGARUH KONSENTRASI FUNGISIDA BENLATE DAN PERIODE SIMPAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH RAMBUTAN (VEPHELIUM LAPPACEUM L.) (Ferawati, 2024)
PENGARUH KADAR AIR AWAL DAN KELEMBABAN RUANG SIMPAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR PADA BENIH KAKAO (THEOBRAMA CACAO L.) (Nurhasanah, 2015)