<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138035">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KELEMBABAN DAN PENGGUNAAN FUNGISIDA BENLATE TERHADAP VIABILITAS SIMPAN BENIH KAKAO  (THEOBROMA CACAO L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riza Citra Rizmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RIZA CITRA RIZMI &quot;PENGARUH KELEMBABAN DAN PENGGUNAAN&#13;
FUNGISIDA BENLATE TERHADAP VIABILITAS SIMPAN BENIH &#13;
KAKAO (Theobroma cacao L.)&quot;, (dibawah bimbingan Sabaruddin sebagai ketua &#13;
dan Abd. Gani Nurdin sebagai anggota) &#13;
               Benih kakao termasuk kedalam benih rekalsitran karena sangat peka &#13;
terhadap pengeringan, mengalami kemunduran pada kadar air yang diturunkan &#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana viabilitas &#13;
simpan benih kakao dapat dipertahankan dengan menggunakan sistem &#13;
kelembaban serta penggunaan fungisida Benlate  selama penyimpanan yang &#13;
dimulai dari bulan Juli sampai Oktober 2004. &#13;
              Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) p0la &#13;
faktorial 2 x 4 dengan tiga ulangan. Faktor yang diteliti yaitu faktor kelembaban&#13;
(dilembabkan dan tanpa dilembabkan) dan faktor fungisida (0%, 0,15%. 0,3% dan&#13;
0,45%). Adapun peubah yang diamati adalah viabilitas potensial dengan tolok&#13;
ukur potensi tumbuh dan daya berkecambah serta vigor kekuatan tumbuh dengan&#13;
tolok ukur kacepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor kecambah dan uji Ts&#13;
             Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kelembaban, berpengaruh&#13;
sangat nyata terhadap viabilitas benih kakao setelah disimpan selama 20 hari&#13;
dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 71.67%, daya berkecambah 58%, kecepatan&#13;
tumbuh 4%/ermal, keserempakan tumbuh 43,67%, vigor kecambah 27,42% dan &#13;
uji Ts hari ke 10,40 dengan perlakuan dilembabkan. Untuk faktor fungisida,&#13;
konsentrasi 0,45% mampu mempertahankan viabilitas benih kakao setelah&#13;
disimpan selama 20 hari dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 9133%, daya &#13;
berkecambah 64,67%, kecepatan tumbuh 4,81%/etmal, keserempakan tumbul &#13;
&quot; &#13;
.&gt;  52%. vigor kecambah 36,17% dan uji Ts pada hari ke 10,61. Terdapat interaksi&#13;
yang sangat nyata antara faktor kelembaban, dilembabkan dengan penggunaan&#13;
fungisida 0,45% terhadap viabilitas benih kakao setelah disimpan selama 20 hari&#13;
dengan nilai rata-rata potensi tumbuh 98.67%, daya berkecambah 86,67%&#13;
kecepatan tumbuh 6,26%letmal, keserempakan tumbuh 69,33%, vigor kecambah&#13;
48.33% dan uji T50 pada hari ke 14,56.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 09:44:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 09:44:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>