PENGARUH KONSENTRASI STARTER RAGI TAPE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS VCORN(VIRGIN COCONUT OIL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KONSENTRASI STARTER RAGI TAPE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS VCORN(VIRGIN COCONUT OIL)


Pengarang

Deni Marwan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205105010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

VCO (virgin coconut oil) adalah minyak kelapa yang diproses dari kelapa
segar dengan atau tanpa pemanasan dan tidak melalui pemumian dengan bahan
kimia sedangkan minyak goreng pemurniannya menggunakan pemanasan.
Dibandingkan dengan minyak kelapa yang diolah secara tradisional, VCO memiliki
keunggulan, yaitu kadar air dan asam lemak bebas rendah, tidak berwarna (bening),
bcraroma harum. dan daya simpan lcbih lama. Dalam perkembangannya VCO
(virgin coconut oil) telah dimanfaatkan sebagai bahan baku farmasi, kosmetik, dan
pangan.
Bahan dasar pembuatan VCO (virgin coconut oil) adalah santan kelapa segar,
adapun kegunaan lain dari VCO ini adalah dapat digunakan sebagai pengolah bahan
makanan dan pembuatan berbagai produk industri sepcrti sabun, kosmetik dan obat­
obatan. Menurut Gani dan Harlinawati (2005), minyak kelapa merupakan satu­
satunya minyak goreng yang tergolong MCFA (Medium Chain Fatty Acid) dan
mengandung asam laurat paling tinggi (sekitar 50%). Minyak kelapa juga
mengandung asam lemak jenuh yang tinggi sehingga tahan terhadap proses oksidasi.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pembuatan minyak kelapa dengan
cara fermentasi dengan menggunakan ragi tape sebagai starter. Dan juga untuk
mengetahui rendemen yang diperoleh dan kualitas minyak kelapa yang dihasilknn
dari proses fcrmentasi.
Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap Faktorial (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yang diteliti yaitu konsentrasi
stsrter (K) yang terdiri dari 3 faktor yaitu K,= 10 %, K,= 20 % dan K,= 30 % dan
faktor lama fermentasi (L) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu Lr = 2 hari, L= 3 hari dan
L = 4 hari. Parameter yang diamati adalah rendemen, penentuan kadar air, kadar
asam lemak bebas (%FFA), bilangan pcroksida, bilangan pcnyabunan dan uji
organoleptik (hedonik) berupa warna dan aroma.
Lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap asam lemak bebas
(%FF A), berpengaruh sangat nyata pada bilangan peroksida dan berpengaruh sangat
nyata terhadap kadar air minyak kelapa yang dihasilkan. Sedangkan konsentrasi
starter ragi tape berpengaruh nyata terhadap rendemen, berpengaruh sangat nyata
terhadap kadar air dan berpengaruh sangat nyata terhadap asam lemak bebas (%FFA)
minyak kelapa yang dihasilkan. Sedangkan warna dan aroma minyak kelapa tidak
dipengaruhi oleh konsentrasi starter ragi tape dan lama fermentasi. Perlakuan terbaik
diperoleh dari kombinasi perlakuan KL (konsentrasi starter ragi tape sebesa r 20%
dan lama fermentasi selama 3 hari). Kombinasi perlakuan ini menghasilkan
rendemen sebesar 23,17%, kadar air 0,28% bb, asam lemak bebas (%FFA) 0,35%,
bilangan peroksida 1,37 mg O/g contoh, bilangan penyabunan 8,52, serta warna dan
aroma minyak kelapa yang baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK