<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138013">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MINYAK SAWIT PADA STASIUN SCREW PRESS DENGAN MENGGUNAKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN KONSEP KAIZEN (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Perkebunan Nusantara IV Kebun Adolina adalah perusahaan pengolahan kelapa sawit yang menghasilkan CPO dan inti sawit. Permasalahan utama yang terjadi di PT Perkebunan Nusantara IV Kebun Adolina adalah terjadinya oil losses pada ampas press yang melebihi batas norma perusahaan yaitu sebesar 4,00% pada stasiun screw press. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Statistical Process Control (SPC) dan konsep kaizen. Statistical Process Control (SPC) digunakan untuk memantau suatu proses produksi apakah berjalan sesuai perencanaan atau tidak, sementara konsep kaizen digunakan untuk memberikan rekomendasi perbaikan agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata oil losses pada ampas press terhadap tingkat oil losses yang dapat ditoleransi oleh perusahaan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya oil losses pada ampas press. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian pada histogram menunjukkan oil losses tertinggi terjadi pada mesin press 3 dan 4 dengan persentase sebesar 4,15%. Peta kendali menunjukkan bahwa adanya penyimpangan di mesin press 2 dan 3 yang melewati batas UCL dan LCL sehingga dilakukan revisi pada pengolahan data untuk menghilangkan data yang melewati batas kendali. Sementara itu, diagram pareto menunjukkan permasalahan dominan terjadinya oil losses yaitu pada mesin press 4 dengan persentase yang diperoleh sebesar 37,65%. Berdasarkan fishbone diagram penyebab dominan terjadinya oil losses pada ampas press yaitu pada aspek bahan baku dan mesin. &#13;
Kata kunci :  Oil losses, ampas press, Statistical Process Control (SPC), konsep kaizen 5W+1H, pengendalian kualitas&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138013</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 23:47:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 11:02:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>