<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137933">
 <titleInfo>
  <title>KERAGAMAN GENETIK PENYU BELIMBING, DERMOCHELYS CORIACEA (VANDELLI, 1766) DI ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHAIRUL AZMI SARAGIH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) adalah salah satu dari tujuh spesies penyu di dunia. Sebagai salah satu habitat penyu belimbing, studi terkait penyu belimbing di Sumatera khususnya Aceh Jaya perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetik dan pola konektivitas penyu belimbing (Dermochelys coriacea) dari Aceh Jaya menggunakan penanda genetik mitokondria. Sampel penyu belimbing (Dermochelys coriacea) dikumpulkan dari daerah peneluran penyu belimbing di Panga (Aceh Jaya). Jaringan penyu belimbing yang diambil dari bagian flipper. Ekstraksi DNA dilakukan dengan metode Cetyltrimethyl Ammonium Bromide (CTAB) yang telah dimodifikasi. Amplifikasi dengan menggunakan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan menggunakan sepasang primer forward dan reverse dari gen LCM15382 (5'GCTTAACCCTAAAGCATTGG-3') (forward) dan H950 (5'GTCTCGGATTTAGGGGTTTG-3') (reverse). Penelitian ini berhasil mengamplifikasi 3 sampel menggunakan control region dengan panjang pita DNA 760 bp (base pair). Data yang dihasilkan juga dibandingkan dengan 19 data sekuen dari Genbank dan Bold System. Haplotip yang ditemukan menunjukkan bahwa pola konektivitas penyu belimbing (Dermochelys coriacea) menunjukan bahwa haplotip saling terkoneksi pada haplotip 9 yang merupakan leluhur dari semua haplotip. Populasi di Aceh Jaya dan Mexico memiliki keragaman genetik yang tinggi dibandingkan dengan Australia dan Gabon, namun perbedaan genetik antar populasi di Aceh Jaya dan Mexico signifikan dan populasi di Aceh Jaya dengan Australia dan Gabon sangat signifikan. Populasi penyu belimbing (Dermochelys coriacea) di Aceh Jaya memiliki keragaman genetik yang tinggi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:54:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 08:47:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>