<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137925">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI AIR DECK LENGTH UNTUK MENCAPAI OPTIMASI TERHADAP POWDER FACTOR, FRAGMENTASI, DAN CHARGING TIME DENGAN METODE TOP AIR DECK BLASTING DI QUARRY PT SOLUSI BANGUN ANDALAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Khalid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Solusi Bangun Andalas menggunakan metode peledakan konvensional dalam kegiatan penambangannya. Penggunaan bahan peledak yang relatif tinggi menjadi perhatian utama dari kegiatan peledakan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan peledak adalah menggunakan metode air deck blasting. Dalam penerapan metode ini, Air Deck Length (ADL) merupakan salah satu parameter yang sangat penting. Untuk menerapkan metode ini diperlukan rancangan nilai ADL yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai ADL yang tepat untuk mencapai optimasi dalam menggunakan metode air deck blasting. Metode penelitian dilaksanakan dengan melakukan trial sebanyak 3 kali peledakan. Data yang diambil adalah data geometri peledakan, foto fragmentasi hasil peledakan, dan waktu pengisian lubang ledak. Hasil yang didapat menunjukkan peledakan dengan metode non air deck blasting memiliki nilai powder factor sebesar 0,35 – 0,42 kg/m3 sedangkan metode air deck blasting sebesar 0,35 – 0,37 kg/m3. Hasil ukuran fragmentasi dengan metode non air deck blasting menunjukkan nilai P20 sebesar 62,72 – 258,21 mm, nilai P50 sebesar 129,6 – 418,35 mm, dan nilai P80 sebesar 204,94 – 550,8 mm. Sementara itu, dengan metode air deck blasting dihasilkan ukuran fragmentasi P20 sebesar 33,21 – 65,01 mm, nilai P50 sebesar 159,08 – 205,71 mm, dan nilai P80 sebesar 322,77 – 425,31 mm. Charging time dengan metode non air deck blasting menghasilkan waktu sebesar 16,47 – 17,73 menit/lubang atau 1,24 – 2,12 menit/meter, sedangkan metode air deck blasting sebesar 2,35 – 3,02 menit/lubang atau 0,39 – 0,42 menit/meter. Nilai ADL optimal yang didapatkan adalah sebesar 0,32 – 1,04 m untuk kedalaman lubang ledak sebesar 8 – 17 m.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137925</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:42:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 08:40:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>