<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137885">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KULAITAS AIR LAUT TERHADAP POTENSI GARAM DI KAJHU, KECAMATAN BAITUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diaz Bella Anfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Garam merupakan butiran putih halus berbentuk kristal yang sangat diperlukan disetiap rumah tangga masyarakat, umumnya proses produksi garam menggunakan cara tradisional dengan kayu bakar dan cara teknologi geomembran dengan menggunakan plastik HDPE. Bahan dasar yang digunakan pada proses pembuatan garam adalah air laut dengan memanfaatkan uap panas matahari, berdasarkan kualitas garam tergantung pada kandungan NaCl garam, kandungan NaCl tergantung lokasi air laut yang diambil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi garam yang paling mendukung dari 12 titik lokasi pengambilan sampel air laut dengan melihat kandungan NaCl yang terkandung dari hasil garam yang diproduksi, berdasarkan 5 parameter kualitas air laut yaitu salinitas, pH, suhu, DO dan TSS. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan menjelaskan hasil pengukuran dari parameter kualitas air laut terhadap kandungan kadar NaCl pada sampel garam. Perhitungan kadar NaCl pada penelitian ini menggunakan titrasi argentometri dengan metode Mohr, metode ini menggunakan indikator K2CrO4 dan larutan AgNO3 yang ditandai dengan adanya endapan yang berwarna merah bata saat titik batas akhir titrasi. Berdasarkan hasil pengukuran kualitas air laut dari 12 titik lokasi menunjukkan bahwa yang paling bagus potensi garamnya adalah titik lokasi 8, hal ini dikarenakan parameter pengukuran air laut paling sesuai dengan pH 8,5, salinitas 34ppt, suhu 27°C, DO 12,1 dan TSS seberat 1,6gram dan hasil titrasi sampel garam dengan kadar NaCl sebesar 82%, rata-rata kadar NaCl berdasarkan 12 titik lokasi adalah sebesar 75,5% dengan kategori garam Kelas III.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SEAWATER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SALT (SODIUM CHLORIDE)</topic>
 </subject>
 <classification>551.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:06:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 10:36:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>