<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137873">
 <titleInfo>
  <title>PUSAT FOTOGRAFI ANEUK NANGGROE DI BANDA ACEH   TEMA   :</title>
  <subTitle>EXPOSURE</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Almira Raissa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pusat Fotografi Aneuk  Nanggroe di Banda Aceh merupakan suatu tempat yang  menampung dan memusatkan seluruh kegiatan fotografi yang ada di Banda Aceh  Wadah ini juga sebagai wujud upaya dalam mendorong kegiatan fotografi di&#13;
Banda Aceh yang selama ini tidak terlihat oleh masyarakat Banda Aceh  khususnya seluruh Aceh dan lebih khusus untuk sektor Indonesia.  &#13;
&#13;
Fotografi merupakan bagian yang penting dari kehidupan. Secara tidak langsung  manusia dan  sekitarnya tidak lepas dari dunia fotografi karena dari berbagai sisi kehidupan, manusia menjadikan fotografi sebagai alat  untuk mengabadikan setiap apa yang dilihat dan dirasakan dan kemudian dapat diamati oleh manusia. Selain itu, fotografi  juga merupakan salah satu karya seni yang bernilai tinggi dan dapat menampilkan sebuah gambar yang dapat dinilai  dengan ribuan kata dan hasilnya tidak hanya dinikmati sendiri. Oleh karena itu, fotografi diharapkan dapat menjadi  salah satu media untuk memperkenalkan Kota Banda Aceh kepada dunia. &#13;
&#13;
 Proses perancangan Pusat Fotografi Aneuk Nanggroe di Banda Aceh ini diawali dengan pendekatan studi literatur, studi banding, dan studi lapangan, kemudian dilanjutkan dengan tahap pengidentifikasian masalah yang muncul dalam pcrancangan dcngan pertimbangan lokasi, luas tapak, peraturan pemerintah setempat, tema, kriteria perancangan dan tuntutan perancangan. Permasalahan tersebut selanjutnya dianalisa, meliputi analisa fungsional, analisa tapak, analisa kondisi lingkungan, serta analisa fisik bangunan. Hasil pembahasan analisa dituangkan dalam bentuk konsep perancangan Pusat Fotografi Aneuk Nanggroe di  Banda Aceh dengan tema Exposure. &#13;
&#13;
Kata kunci :  pusat fotografi, aneuk nanggroe, fotografi.exposure</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 15:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 15:48:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>